Bertutur dalam Video di SMAN 1 Bangkalan

smansaba_wahyuediting

Hari Minggu biasanya digunakan oleh anak-anak untuk menonton kartun sepanjang hari, atau bagi yang sudah remaja digunakan untuk berjalan berdua bersama pacar. Tapi hal ini tidak dilakukan oleh anak-anak OSIS SMAN 1 Bangkalan. Hari libur seperti hari minggu menjadi waktu untuk belajar hal lain di luar pelajaran di sekolah. Seperti pada hari Minggu (10/2) yang lalu, mereka memintaku untuk sharing tentang cara video editing menggunakan aplikasi Ulead Visual Studio.

Panitia berjaket hitam sudah siap dengan segala keperluan acara. Dua kelas dijadikan satu dan disulap seperti aula meski beberapa poster yang dipasang tidak menyembunyikan bahwa aula dadakan ini adalah kelas di hari biasa.

Peserta yang datang adalah siswa kelas X dan kelas XI. Biasanya, kelas X selalu mendapatkan tugas pembuatan film. Tentunya ini memerlukan pengetahuan dasar bagaimana cara editing video dengan benar.

Hal ini dibaca oleh OSIS untuk mengadakan acara ini. Lewat anggotanya, Renaldi, aku bisa berada di ruang kelas ini. Ruang kelas yang merupakan bagian dari SMA terbaik di Bangkalan. Meski aku bukan lulusan sekolah ini, setidaknya aku bisa memberikan sedikit ilmuku ke siswa-siswa di sini.

Acara dimulai, sambutan oleh pembina OSIS membuka acara, sebelumnya koordinator acara, Renaldi juga memberikan sambutannya. Dan akhirnya, acara dimulai.

Aku putar beberapa video karyaku saat masih SMK. Tentu saja ini mengundang decak tawa bagi siswa-siswa yang hadir. Sedikit malu memang, tapi ini untuk merangsang mereka: bahwa membuat video editing itu tidak mudah. Perlu pengetahuan dan sedikit kreativitas. Setelah materi bertutur dalam video usai disampaikan, sekarang giliran belajar praktek.

Belajar mulai dari memotong video, memotong musik, hingga memberikan beberapa efek. Perlu kesabaran, karena spesifikasi komputer yang dibawa peserta beraneka ragam. Setiap proses berbeda waktu yang diperlukan masing-masing komputer.

Proses render menjadi penghujung acara ini, setelah selesai editing kemudian dijadikan video yang disebut proses render. Proses ini selesai beberapa saat setelah adzan Dhuzur.

Hari ini, setelah acara ini hujan menghuyur SMAN 1 Bangkalan. Seolah memberikan selamat belajar bagi semua siswa hadir dalam acara yang digelar OSIS ini. Terlihat di beberapa sudut sekolah, beberapa siswa berkumpul, belajar bersama sesuai minat masing-masing. Beberapa ekstrakurikuler ternyata masih berjalan dengan baik dan melakukan aktivitasnya di hari libur, hari minggu.

Semoga bermanfaat, teman-teman!

 

ALAM

One thought on “Bertutur dalam Video di SMAN 1 Bangkalan

Berikan Komentar