Catatan XLNetRally East Region: Surabaya, Bangkalan dan Malang

Sebuah panggilan dengan nomor kantor mendarat di ponselku, setelah kuangkat, ternyata dari XL Jawa Timur yang mengajakku ikutan XLNetRally. Sedikit kaget karena dadakan dan berbenturan dengan jadwal liburan ke Gilimanuk-Banyuwangi. Tapi karena yang nelpon adalah mas Putro, So ngga ada pilihan lagi selain mengiyakan. Akhirnya aku menunda keberangkatan ke Gilimanuk.

Kamis pagi yang masih buta, aku sudah berada di kantor XL Surabaya di jalan Pemuda. Tak lama menunggu, kami menuju starting point: bandara Juanda. Di sana akan bertemu dengan teman-teman media dari Jakarta dan Malang.

Dan terminal dua menjadi pilihan tempat dimulai acara XLNetRally untuk East-Region. Saat pembukaan acara di rumah makan Resto Popeye, aku baru tahu kalau ternyata XLNetRally juga digelar di lima tempat berbeda. Beberapa orang yang aku follow, juga mulai ramai di Twitter.

XLNetRally adalah uji jaringan (net rally) secara serentak di lima wilayah operasional dengan mengajak perwakilan dari berbagai media massa, di Sumatera Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan . Inilah reli yang dilakukan XL untuk melakukan pengecekan jaringan mereka untuk menyambut Ramadhan dan Idul Fitri. Mereka ingin memastikan memberikan layanan terbaik untuk pelanggannya.

Oke wait, berarti kita akan ngecek perjalanan sepanjang hari? Pertanyaan itu selalu mengambang begitu saja sepanjang perjalananku dari rumah. Lihat saja nanti.

XLNetRally - Surabaya

Setelah sedikit sambutan dari Kencono Wibowo, Deputy Chief Commerse XL East and North Region dan sarapan, bis pariwisata sudah menunggu kita untuk memulai petualangan XLNetRally edisi Jawa Timur. Dan tujuan pertama adalah Bangkalan. Ya benar, karena tempat tujuannya di Bangkalan, aku didaulat untuk mengenalkan ada apa saja di Bangkalan. Aku sudah seperti bertugas sebagai Kacong Madura yang menjelaskan apa saja pariwasata di Madura. Selama perjalanan ke Bangkalan, aku menerima pertanyaan seputar makanan khas, oleh-oleh, dan pariwisata khas Madura. Senang rasanya bisa berbagi ke teman-teman media yang datang dari Malang dan Jakarta.

XL Net Rally - East Region

Di perjalanan, kami mendapatkan presentasi dari Desy Sari Dewi, Vice President XL east region. Ia bercerita tentang perilaku pelanggan XL di Jawa Timur. Ada data yang membuatku bertanya, yaitu XL sudah punya 40 BTS 4G di East Region. Itu jumlah yang sedikit daripada lebih dari 7000 BTS 2G dan 3500 BTS 3G. XL terus mengembangkan jaringan 4Gnya. Hari ini dimulai di Denpasar dan Surabaya. Ke depan, Lombok dan Malang juga akan mulai digarap. Menarik ditunggu!

Bis sudah melintasi Suramadu. Aku menjadi juru tunjuk tempat yang keren berfoto di pancang tengah. Sebenarnya sih ngga boleh, tapi kan kasian, mereka datang jauh-jauh, ingin berfoto di tengah jembatan. Okelah ngga masalah, sebentar saja. Lima menit untuk berfoto di tengah jembatan. Tapi jangan ditiru ya. Kalau ketahuan polisi, kalian bisa ditangkap mesra oleh Pak Polisi.

Rumah makan Tera’ Bulan menjadi destinasi kedua setelah bandara Juanda. Rumah makan ini terletak di kecamatan Burneh, Bangkalan. Sebelah timur warung bebek Sinjay yang ngehits itu. Di sana, kami sudah disambut teman-teman XL Madura. Aku sempat berkenalan dengan mereka ternyata datang jauh-jauh dari Pamekasan. Waktu kami tidak banyak. Jadwal di RM. Tera’ Bulan adalah istirahat, sholat dan tentunya makan siang. Aku juga menjadi juru tawar untuk teman media yang mau beli batik.

 

Tujuan kami berikutnya adalah Malang. Sebelum sampai di pintu masuk Suramadu, Moch Irwan Harahap, Manager SPM Performance presentasi tentang bagaimana proses teknis pemeriksaan jaringan XL. Di layar LED yang terpasang di atas dasbor bis tampil peta dan beberapa aplikasi yang mirip seperti Google Maps. Melalui aplikasi tersebut, mas Irwan menjelaskan bahwa kita bisa mengetahui jenis sinyal yang ada apakah 2G, 3G atau 4G, sehingga bisa diketahui kualitas jaringan XL di daerah tersebut. Aplikasi juga mengikuti arah pergerakan bis dan menampilkan letak-letak GPS yang berada di sekitar.

Penjelasannya mas Irwan sekaligus menjawab pertanyaanku di awal, bahwa cara mengetes jaringan tersebut tidak rumit karena sudah menggunakan aplikasi. Bahkan, melalui aplikasi ini, kita bisa mengetahui apa saja trafik yang terjadi, termasuk apa saja SMS yang dikirim pelanggan XL. Untuk bisa mengetahui sampai detil SMS yang dikirim harus melalui serangkaian prosedur, karena ini berhubungan dengan privasi.

Perjalanan kami lanjutkan.

Butuh waktu sekitar tiga jam untuk sampai di Malang. Sesampainya di Malang, kami diajak untuk melihat tower yang berada tepat di depan kantor XL Malang. Media diberi penjelasan tentang bagaimana proses kerja tower. Aku tidak begitu paham secara teknis, namun yang jelas XL punya 299 tower BTS di Malang. Jumlah yang tidak sedikit menurutku.

Usai berpetualangan di bawah tower, kami sudah ditunggu empat region yang lain untuk video-conference. Bertempat di kantor XL Malang, kami bergabung dengan region Jabodetabek, Padanag, Semarang dan Banjarmasin. Acara ini dikemas sebagai report kesiapan jaringan untuk masing-masing region. Menarik melihat fakta bahwa dari kelima region, sudah 88% yang tercakup jaringan 3G. Artinya, hampir kebanyakan kota besar di Indonesia sudah terjangkau jaringan 3G.

Acara berakhir di RM. Kertanegara yang tepat berada di pusat kota Malang. Makan malam dan kami yang berasal dari luar Malang, dapat fasilitas istirahat di Hotel Astari. Acara XLNetRally 2015 resmi ditutup. Semoga bisa bertemu di XLNetRally 2016!

 

 

 

ALAM

One thought on “Catatan XLNetRally East Region: Surabaya, Bangkalan dan Malang

Berikan Komentar