#ALAMelangkah

Kesasar ke Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan

Ada desiran yang tak bisa dituliskan setiap memasuki kawasan pondok pesantren. Aura ilmu-ilmu Islam seperti angin berhembus di sekitar bangunan mengelilingi pesantren. Aku datang ketika semua santri sibuk belajar di kelas. Hanya segelintir saja yang berkeliaran di area Pesantren Banyuanyar Pamekasan.

***

Aku tiba di Pamekasan pada Jum’at malam dan langsung melipir ke Hotel SMKN 3 Pamekasan. Rasanya capai sekali perjalanan ini. Dimulai dari rumah Surabaya, aku naik Gojek menuju Jalan Kedung Cowek untuk melanjutkan perjalanan ke Pamekasan menggunakan AKAS. (more…)

#ALAMelangkah

Di Balik Layar Forum Kaprodi Sistem Informasi di UPH Tangerang

Menghandle event. Sederhana tapi banyak pelajaran penting di dalamnya.

“Rabu ternyata libur Pilkada. Praktis kita punya hari ini dan besok untuk persiapan acara. Karena Kamis pagi kamu sudah berangkat ke Jakarta kan.” Begitulah ucap Pak Tony via telpon. Beberapa persiapan yang harus dibawa ke Jakarta harus dikebut. Banner acara, rolling banner AISINDO, berkas MoU, desain dan cetak sertifikat, name card, hingga merchandise yang harus dibawa.

Rabu sore kami rapat dan membagi tugas: apa yang harus dibawa dibagi dua dengan Pak Tony. Setelah rapat, aku segera pergi ke tempat percetakan untuk mengambil banner, ukuran banner yang besar, membuat koperku penuh dan berat.

(more…)

#ALAMelangkah

Writingthon DIKTI: Dari Indonesia Untuk Citarum Harum

Sungai besar dan panjang tersebar di Indonesia. Kehadirannya menjadi sumber daya alam berharga, sebagai urat nadi kehidupan masyarakat. Perguruan tinggi sebagai tempat para paneliti dan akademisi memiliki banyak informasi yang bisa dibagi sebagai inspirasi untuk mewujudkan Citarum Harum.

***

Tubuhku terasa capai setelah terbang dari Jakarta, namun semangatku tetap berbinar menyambut kegiatan hari ini. Jakarta siang itu sedikit gelap, tak sinar matahari ketika aku menurunkan koper dari taksi. Suasana sangat teduh langsung terasa ketika memasuki Hotel Veranda.

Aku istirahat sebentar di kamar hingga Maghrib tiba. Iqbal datang 20 menit kemudian. Dia adalah peserta paling jauh karena berasal dari Aceh. Kemudian Darul, kawan baik yang sedang bekerja di Jakarta menemuiku. Kami mengobrol hingga Maghrib tiba. Usai sholat Maghrib aku dan Iqbal harus menuju ruang pertemuan untuk memulai kegiatan sebagai satu dari duapuluh peserta Writingthon Dikti. (more…)

#ALAMelangkah

Pengalaman Mengerikan di Bandara Taoyuan

Ini sebenarnya kisah lama, tapi kesan mengerikannya masih terasa hingga sekarang. Aku bersama Saide dan Kemal meninggalkan Taiwan setelah kuliah dua semester di NTUST. Kami pulang dengan membawa ijazah dan sedikit uang.

Ya sedikit uang, karena kami di Taiwan kuliah, bukan bekerja.

Momen sedih pun sempat terasa saat meninggalkan kampus. Terbukti dengan hujan yang mengiringi perjalanan kami. Waktu itu bersamaan dengan bulan puasa. Dan kami pun memilih penerbangan malam agar bisa berbuka puasa di Bandara. Kami memilih penerbangan paling murah, sehingga harus transit ke Singapura, dengan pesawat Besi Udara. (more…)

#ALAMelangkah

Menjelajah Destinasi Anti-Mainstream di Bali

DSC_4518

Berapa kali pun menelusuri keindahan Bali, maka tak ada sedikit pun merasakan bosan. Awal Nopember yang lalu, aku sekali lagi menjelajah Bali. Kali ini terasa lebih istimewa, karena menjelajahnya barengan dosen ITS dan Presiden AIS Dunia. Mulai dari melihat pertunjukan, mencoba kopi luwak, hingga menelusuri Pura Tirta Empul. 

Hari Minggu siang aku sudah di Bali, hingga Selasa adalah waktuku bekerja. Ditugasi menjadi event manager AISINDO di Hotel Sanur Paradise Plaza, tak banyak tempat yang bisa aku kunjungi. Meski hanya sepelemparan batu dengan Pantai Sanur, namun tanggung jawab tidak bisa ditinggal. Barulah di hari Rabu, ada waktu khusus melepas penat setelah tiga hari menyiapkan acara ISICO/SESINDO 2017. (more…)