#ALAMelihat

“Hadiah” dari Sang Idola

Novel Ranah 3 Warna bersanding dengan Negeri 5 Menara ditemani tas hadiah dari Mas Fuadi

Sebuah novel dikeluarkan Pak Husni dari salah satu loker di Laboratorium tempat biasa aku dan teman-teman warga lab berkumpul. Siapa yang mau pinjam, bawa saja! Pak Husni menawarkan kepada warga lab yang sedang asyik browsing internet. Mbak Fenny menyambutnya dengan senang dan membalik-balik novel tersebut membaca tulisan di cover depan dan belakang.

Negeri 5 Menara, nama yang unik menurutku, dengan A. Fuadi tertulis indah sebagai penulis dari novel ini. Lingkaran hijau bertuliskan National Best Seller tertempel gagah di pojok kiri cover novel tersebut. Keinginanku membacanya harus tertunda karena teman warga Lab, mbak Fenny ingin membacanya terlebih dahulu. Aku hanya bisa baca sinopsis novel tersebut di cover bagian belakang. (more…)

#ALAMelihat

Belajar Menjadi Entreprenuer Muda

Pernah suatu hari aku menerima telpon dari sesorang yang mengaku dari Bandung memesan buku cara mencegah penyakit stroke, menurut si penelpon, keterangan itu dia dapat dari blog Majalah sekolahku ARASKA. Aku janji akan mengabari kalau pesanan sudah siap. Seiring dengan putusnya hubungan via telpon, aku juga berpikir tidak tahu kapan aku memposting berjualan buku yang Bapak pesan tadi, aku hanya posting tentang berita yang bermanfaat bagi teman-temanku di masa SMK dulu. Aku bingung dan melupakan telpon dari orang yang tidak aku kenal tadi. (more…)

#ALAMelihat

Lukisan Tiga Warna

Perputaran roda waktu seperti roda-roda mobil F1, begitu cepat rasanya melewati tahun dengan angka yang cukup indah dan terdiri dari tiga angka 0, 1, dan 2 yaitu 2010. Apa arti 2010 bagi kamu? apa yang sudah dilakukan? apakah kamu sudah melakukan yang lebih baik dari 2011? Entahlah… 🙂

Bagi saya, ada tiga warna dasar yang terlukis dalam sebuah kanvas indah bernama 2010. Tiga warna dasar tersebut adalah Mimpi, Kewajiban dan Tanggung Jawab. Mimpi adalah sebuah drama yang menceritakan bagaimana usaha saya untuk meraih mimpi yang selama ini selalu menjadi bunga semerbak dibalik terpejamnya mata di atas empuknya kasur di kamar. Usaha itu berupa menyelesaikan tugas-tugas pemberian dosen untuk menempuh (more…)

#ALAMelihat

Berawal dari Tretan Berakhir Plat-M

“Oke, sekarang gimana kalau kita buat komunitas Blogger di Madura” ajak Mas Nopy dengan gayanya yang sangat khas. Sembilan teman-teman ada di depan Mas Nopy dan Mas Gempur malam itu langsung setuju dengan gagasan itu. “tapi, kalau Madura apa tidak telalu luas itu? kenapa tidak di Kampus Unijoyo aja?” saya memotong perbicangan pada malam yang sangat dingin. “jangan! kalau lingkupnya hanya kampus, itu akan sering mati suri -putus di tengah jalan- gini aja, lingkupnya Bangkalan. Pikirkan apa namanya besok kita langsung launching, kalau perlu undang Radar Madua untuk publikasi, masalah domain tinggal minta Mas Dion (sambil menunjuk Mas Dion yang lagi santai menyaksikan perbincangan kita). Sembilan orang ini adalah para Deklarator komunitas ini” jelas mas Nopy dengan meledak-ledak seperti motivator kelas dunia.

Tanpa terasa hari mulai bergerak ke tengah malam, perbicangan atau kopdar (kopi darat) malam itu sudah tiga jam berjalan. Saya, Darul, Joko, Mas Ping, Salman, Faris, Roni, Fazza, dan Jullev segera bergegas pulang, tapi karena kita harus memikirkan sebuah nama yang akan kita jadikan untuk nama sebuah komunitas blogger di Bangkalan kita melakukan diskusi sejenak di tempat parkir, kita memikirkan sebuah nama yang sekiranya pantas untuk dijadikan sebuah nama tentunya yang khas dari Madura. Nama seperti Suramadu, Carok, Clurit, Plat-M, Sate, Arek, dan Tretan sempat menjadi beberapa pilihan kita untuk menjadikannya sebuah nama. (more…)

#ALAMelihat

Mulai dari Berbagai Musium, sampai KRI Dewaruci

Berpose di atas KRI Dewaruci

Pengalaman baru banyak saya dapatkan ketika mengikuti acara peringatan Hari Ulang Tahun Komunitas Blogger Surabaya (TPC) pada 11-12 Desember 2010 yang lalu. Datang dengan rombongan 23 orang bersama teman-teman Plat-M berangkat dari Madura Sabtu pagi, seperti biasa si sempuxz Darul menemani saya di belakang motor yang akan mengantarkan kita ke tempat penginapan sekaligus tempat start perjalanan kita di daerah sekitar Waru – Surabaya Selatan. Saya memimpin perjalanan dikawal kabut pagi hari terlihat ketika rombongan melintasi Suramadu, dari kaca spion terlihat berjejer teman-teman yang mengekor seperti ular yang sangat panjang. (more…)