Ceramah di Asrama Mahasiswa UTM

Empat bangunan kembar berada di bagian belakang kampus UTM. Dua diantaranya sudah difungsikan. Sisanya masih bergulat dengan tukang dan material bangunan untuk diselesaikan. Tempat ini bernama asrama mahasiswa UTM. Sedikit cerita kondisi kampus ini, terletak di kecamatan Kamal, sekitar 18 km dari pusat kota Bangkalan. Masih tahap pembangunan. Truk-truk besar, pengangkut bahan material sudah terbiasa lalu lalang keluar masuk kampus. Bahkan bangunan lantai 10 akan segera diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional, Pak Nuh. Bangunan ini merupakan bangunan pertama dan tertinggi di Madura!

Berturut-turut, Kamis 22 dan 29 Desember, aku diajak Fendi untuk sharing tentang internet dan media sosial kepada penghuni asrama. Daripada penghuninya keluar ngga jelas, akan lebih baik kopdar dan membicarakan hal yang positif. 22 Desember diadakan di asrama pria. Aku dan Itsnain ditemani sang penjaga asrama Fendi memulai sharing. Mereka, peserta, yang semuanya laki-laki, antusias datang, meski masih memakai sarung selepas sholat isya’. Seolah mereka mendapat kursus gratis di rumah mereka. Aku tambah semangat presentasi di depan. Mereka kebanyakan datang dari luar Madura, dan dari berbagai jurusan. Entah kapan terakhir kali, aku bicara tentang internet dan mengenalkan Plat-M di kampus ini. Semangat peserta tampak saat sesi tanya jawab. Rasanya waktu 90 menit begitu kurang.

29 Desember giliran asrama wanita. Sebelum berangkat, di rumah, aku sudah berpikiran, bahwa pesertanya semua adalah wanita. Jadi aku bisa, ya bisa TP-TP, alias tebar pesona, ah lupakan!

Aku dan itsnain, sudah berada di asrama wanita jam 19.30 wib. Sandal tidak diperbolehkan masuk. Aku tinggal di depan. Kondisinya sedikit lebih bersih daripada asrama pria. LCD Projector sudah dinyalakan, tidak lupa jeck VGA-nya aku hubungkan ke laptop. Buka presentasi dan tekan tombol F5. Setelah intro dari moderator, Itsnain. Peserta sangat antusias, rata-rata berkerudung dan bersarung. Bahkan ada yang masih lengkap dengan bantal favoritnya. Sesi 45 menit berlalu begitu saja, canda tawa dan rasa ingin tahu mereka terlihat dari raut mukanya yang begitu ambisius memperhatikan slide demi slide yang aku sajikan.

Aku semakin antusias, saat banyak sekali yang mengacungkan tangannya begitu dibuka sesi tanya jawab. Semakin seru dan begitu antusias. Melihat antusias saat sesi tanya jawab, sepertinya mau untuk kembali sharing apapun di tempat ini. Tidak lupa, aku bagikan booklet dari internet sehat sebagai referensi mereka agar bisa berselancar dengan baik.

Benar-benar waktu berlenggang begitu cepat, padahal ingin rasanya mau sharing satu-dua jam lagi, tapi sang penjaga asrama sudah mengingatkan, waktu kurang 10 menit!. Aku manfaatkan sesi terakhir, untuk sedikit sharing tentang pengenalan komunitas blogger Plat-M. kepada mereka, lumayan buat promosi dan menyelesaikan misi “down to earth”-nya Plat-M di tahun 2012 ini. Stiker Plat-M menjadi rebutan meski tidak banyak. Waktu habis, dan sesi sharing internet dan sosial media di asrama mahasiswi berakhir. Senang dan bahagia sekali rasanya, semoga bisa bertemu lagi di lain kesempatan. Juga semoga bermanfaat sedikit ilmu yang aku dan Itsnain bagikan.

ALAM

4 thoughts on “Ceramah di Asrama Mahasiswa UTM

  1. Kan kemarin sudah saya informasikan ke pean mas darul, katanya belum bisa datang …

    Sesekali main-mainlah ke madura juga

Berikan Komentar