Di Balik Panggung #BN2011 Hari 1

Oke, karena kesibukan segala macam. akhirnya saya bisa sharing tentang kegiatan Blogger Nusantara 2011 di Sidoarjo sekarang. Aku baru bisa membuka dashboard blog dan menambahkan beberapa cerita di balik panggung #BN2011 kemarin.

Begini ceritanya, even di Sidoarjo kemarin merupakan hal yang berbeda bagiku. Kalau sebelumya aku sering menjadi orang yang duduk kursi di depan panggung mendengarkan, melihat semua acara yang terjadi di depan panggung, sekarang berbeda 180 derajat. Aku diberi tugas berat sebagai ‘stage manager’. Segala apa yang terjadi di depan panggung semuanya adalah tanggungjawabku sepenuhnya. Sebagai background Mahasiswa Teknik, aku tidak pernah menjalani pekerjaan ini sebelumnya. Ini adalah kali pertama saya berada di belakang panggung sebuah acara besar.

H-1

Kamis sore aku dan tim Acara dari teman-teman Plat-M sudah berada di lokasi penginapan yang ditempatkan di Gedung Tennis Indoor. Meski banyak komentar miring tentang pemilihan tempat ini, overall, aku lebih suka begini. Tanpa ada pembatas kita bebas untuk ‘berkeliling dunia’ untuk mendatangi satu-persatu komunitas blogger yang hadir. Baru check-in di Camp Blogger Nusantara, aku tertarik melihat MCK express di samping camp. MCK ini baru selesai dibuat, saya mungkin orang pertama yang melihat dan mencoba MCK ini.

Hari 1

Jum’at setelah sholat Subuh sekitar pukul 04.30 aku baru bisa menghempaskan tubuh ini ke kasur portable yang disedikan panitia. Karena dari malam sampai pagi harus menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan acara, termasuk angkat-angkat kursi bersama semua volunteer. aku lakukan semua dengan senang hati. Kalau dulu aku yang menikmati acara dari teman-teman blogger nasional, sekarang giliranku menjamu mereka.

Pukul 6.30 aku dibangunkan oleh Darul untuk segera bergegas bersiap untuk menyiapkan segala hal yang harus dilakukan. Setelah mandi dan memakai kaos panitia, aku membawa berkas keperluan acara, tidak lupa kalung bertuliskan panitia bersandang di leher. dengan memegang HT (Handie Talkie), aku bersama tim Acara berangkat ke Venue.

Deg-degan, cemas, penasaran, bahagia semua bercampur aduk dengan senyuman matahari pagi Sidoarjo. Convention Hall Sidoarjo tampak lebih anggun dengan dekorasi khusus dari tim Mas Adi. Aku bergegas ke belakang panggung, menyalakan laptop dan memegang rundown terbaru. Beberapa detik sekali HT yang ada di tanganku berbunyi memanggil “Acara… Acara…”.

Ruangan mulai penuh dengan sekitar 1200 blogger, Pak Wakil Bupati sudah duduk di kursi bagian depan, paling dekat dengan panggung. Setelah berkoordinasi dengan MC dan MC Protokoler, akhirnya dengan mengucapkan bismillah, acara dimulai. Hatiku berdegub semakin kencang ketika tarian Sparkling Surabaya mengawali acara Kopdar Blogger Nusantara 2011 ini. Aku koordinasi dengan Mbak Rika untuk prosesi pembukaan oleh Wagub.

Kesalahan yang Manis

Ketika salah satu volunteer untuk memandu 1200 orang menyanyikan Indonesia Raya, aku bersiap mengklik lagu Indonesia Raya dari laptop hitam saya. Sial, aku salah klik! alhasil yang berbunyi adalah musik tarian pembukaan. tapi untungnya tidak berbunyi keras, dengan panik aku meng-close aplikasi JetAudio dan bergegas memainkan instrument lagu Indonesia Raya, tapi sepertinya sudah telat. karena diluar dugaan, peserta menyanyikan Indonesia Raya dengan lantang dan keras, menghiasi seisi ruangan. Meski tanpa bantuan instrument-pun akan tapi ternyata terdengar lebih keren.

Pikiran mulai sedikit tenang ketika Animasi Pembukaan menghiasi screen di kanan kiri panggung bersamaan dengan kata “dengan mengucapkan bismillahirahmanirrahim, acara Kopdar Blogger Nusantara saya nyatakan dibuka!” yang dikeluarkan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Bapak Hadi Sucipto.

Sponitas itu terkadang perlu

Jam masih menunjukkan 10.30 wib ketika Bapak Hadi Sucipto menutup pidatonya, sedangkan di rundown tidak ada acara lagi selain Sholat Jum’at, tapi apakah langsung diarahkan Sholat Jum’at? toh masih ada waktu 30 menit. Lagian kalau langsung diarahkan Sholat Jum’at sepertinya kurang sopan dengan Bapak Wakil Bupati. Mas Joe Saputra sebagai MC menanyakan kepadaku mau diisi apa? Spontanitas aku jawab “di isi tes Sumpah Pemuda, mas. Bagi yang hafal yang lantang membaca Sumpah Pemuda, silahkan bisa ambil hadiahnya ke belakang panggung menghadap saya!”. Padahal waktu itu belum ada hadiah yang mau dibagikan, tapi aku berinisiatif dengan perhitungan pemenang tes membaca Sumpah Pemuda akan saya mintai No Hp di belakang panggung, dan hadiahnya diberikan esok hari. yang penting acara 30 menit tidak kosong.

30 menit berlalu dengan meriah, ide tes Sumpah Pemuda cukup me-refresh pikiran peserta tentang isi dari Sumpah Pemuda. Ketidakbisaan peserta itu akan menjadi sebuah doktrin di dalam otak agar mereka (peserta) berpikir apa isi dari Sumpah Pemuda secara otomatis.

3 Orang untuk 1200 Blogger

Di akhir acara, terasa kram kaki saya. tidak terasa saya berlarian dari belakang ke depan, dari bawah ke atas. demi menyiapkan tampilan yang menarik di panggung. Setelah acara selesai, saya baru sadar kalau ternyata hari pertama cuma ada 3 orang dari panitia yang berlari-lari menyiapkan acara. Sisanya masih sibuk dengan urusan masing-masing seperti prosesi pendaftaran di depan, prosesi penjemputan beberapa peserta dari luar kota. Tapi hal ini membuat kita bertiga aku, Lukman dan Darul menjadi bangga, bahwa acara hari pertama ini lancar meski cuma 3 orang yang melayani 1200 blogger.

Dinner Bareng Willis Wee 

Selesai “mengawal” acara di hari pertama, aku bergegas kembali ke Camp Blogger Nusantara, setelah ngobrol dengan teman-teman Plat-M aku diajak Mas Kukuh yang membawa Willis Wee salah satu pemateri di hari pertama yang datang mengenalkan Penn Olson sekaligus sharing tentang blogging. Kali ini Willis Wee lebih santai, kehadirannya di camp tidak disia-siakan Nak-kanak Plat-M untuk berfoto bersama. Aku diajak untuk makan malam bersama Willis Wee oleh Mas Kukuh dan Mas Very juga.

Asyik, aku bisa melatih bahasa Inggrisku dalam hati, di dalam mobil aku duduk di bagian depan menemani Mas Very sedangkan Mas Kukuh ngobrol dengan Willis Wee. Aku mengerti obrolan mereka di belakang meski memakai bahasa Inggris.

Aku ajak mereka ke alun-alun Sidoarjo, tepatnya di warung kali lima yang berada di selatan Masjid Agung. Menu sate dipilih oleh mas Kukuh sebagai menu dinner malam ini. Willis Wee ternyata orangnya ramah, dia beberapa kali ngajak aku ngobrol, tidak jarang juga dia menanyakanku tentang aktivitasku selama ini. Senang sekali bisa melatih berbahasa Inggris langsung ke orang yang biasa pakai bahasa dunia ini dan dalam forum yang unformal.

Tepar di atas Kasur Portable

Sepulangnya makan malam, aku menghempaskan tubuh ke atas Kasur Portable melemaskan semua otot yang tegang seharian menghandle hari pertama yang melelahkan.

Aku tidur benar-benar “mati”, aku nyaris tidak mendengar apapun. Aku bahkan tidak tau bagaimana prosesi Mimbar Malam pertama sekaligus slametan hari Blogger Nasional yang jatuh pada 28 Oktober 2011. Aku terbangun setelah dibangunin Mas Faza untuk Sholat Subuh pukul 04.30. Aku bersyukur bisa tidur nyenyak, sehingga aku bisa lebih segar di hari kedua ini. Aku bergegas Mandi dan Sholat Subuh.

Catatan: Foto oleh Panitia dan Blogger Bojonegoro

bersambung ke hari kedua

ALAM

15 thoughts on “Di Balik Panggung #BN2011 Hari 1

  1. hueh? jadi praktis cuma dilayani 3 orang? pantesan aku liat kamu melesat kesana-kemari. hehehe. tapi salut utk ide spontannya ngisi waktu dgn tes sumpah pemuda. yg kayak gitu2 biasanya brilyan hasilnya. maklum the power of kepepet. hehehe

    ditunggu sharing 2 hari selanjutnya 🙂

  2. ya ampun cerita dari belakang layar ini keren sekali, membaca ini saya membayangkan menyaksikan sebuah dokumtasi video 🙂

    1. Sebenarnya lebih keren kalau ada video dokumentasi dibalik layar ya mas! tapi mendokumentasi acara saja itu lebih penting.

Berikan Komentar