Dua tahun terakhir, setelah menikah, aku tinggal di Surabaya. Tinggal di kota besar ternyata ada banyak kemudahan yang bisa diperoleh, satu di antaranya adalah kehadiran GOJEK. Yes, tiba-tiba aku setuju dengan kalimat ini:

Apa jadinya hidup ini tanpa adanya GOJEK!

Ada banyak hal yang membuatku bersyukur sekali ada GOJEK. Satu di antaranya adalah ketika menemani istri yang sedang persiapan melahirkan di rumah sakit. Karena tidak mau merepotkan orang tua atau saudara, jadi aku selalu pesan makanan via GO-FOOD. Cukup pakai ponselku, aku cukup bayar via GO-PAY dan mengambil makanannya di lobby.

Bayangkan jika tidak ada GOJEK, aku harus meninggalkan istri, ambil motor di parkiran, membayar parkir rumah sakit, kemudian parkir di restoran, beli makanan, dan kemudian bayar parkir restoran, kemudian parkir lagi ke rumah sakit, baru bisa menikmati makanan yang diinginkan istri. Kadang, kan, makanan di rumah sakit tidak seenak di luar. šŸ™‚

Setelah itu, aku juga terus menggunakan GO-CAR saat kontrol ke rumah sakit. Saking seringnya, aku punya poin hampir 10.000 dan telah ditukar dengan berbagai barang menarik, salah satunya tumbler keren berlogokan GOJEK.

Sering menggunakan GOJEK pada akhirnya membuatku tahu betul update-update terbaru dari aplikasi. Semakin di-update, semakin senang rasanya menggunakan GOJEK. Salah satu update aplikasi yang paling aku senang adalah ketika proses memesan cukup dengan 2 tahapan saja, padahal sebelumnya perlu 4-5 tahap.

Nah, kadang tuh aku punya angan-angan gitu, andai aplikasi ini bisa begini, dan bisa begitu. Eh, ternyata pelan-pelan GOJEK menyediakan apa yang selama ini aku pikirkan. Seperti fitur terbaru GOJEK yang bernama Safe Trip Kit.

Di dalam fitur Safe Trip Kit ini terdapat empat sub-fitur yaitu: asuransi, buku keamanan, bagikan perjalanan, dan tombol darurat.

Buku keamanan ini berisi informasi tentang bagaimana GOJEK memastikan penggunanya aman di dalam perjalanan. Salah satu fitur keamanan terbaru adalah Tombol Darurat. Tombol yang digunakan saat kondisi darurat, seperti kecelakaan, ini terhubung langsung dengan Unit Darurat GOJEK, yang siap sedia melayani 24/7 non-stop. Unit Darurat GOJEK nantinya akan memastikan kondisi darurat, menanyakan detail kejadian, hingga mengirimkan pihak keamanan langsung ke lokasi. Sehingga enggak bingung lagi jika misalnya saat berada di situasi yang genting, kita bisa menggunakan fitur tombol darurat ini untuk meminta bantuan secara cepat. Ah, rasanya tuh ya, semakin diperhatiin gitu sama GOJEK.

Kabar baiknya, fitur Tombol Darurat ini sudah bisa diakses customer GO-CAR di seluruh Indonesia. Semoga juga nanti bisa segera diakses di GO-RIDE juga ya. Tapi, semoga kita enggak perlu memakai fitur ini ya dan selalu aman di perjalanan.

Nah, selain Tombol Darurat, ada fitur terbaru lainnya nih! Ini adalah fitur yang sempat aku bayangkan dan ternyata kini telah direalisasikan oleh GOJEK, yaitu Bagikan Perjalanan.

Kadang tuh, sebelum ada fitur ini, biar aku merasa lebih tenang, biasanya aku minta istri mengirim screenshot yang ada nama driver, foto driver hingga plat nomor mobil yang dipakai. Sekarang ternyata aku sudah bisa melacak secara live dan bisa tahu lokasi penjemputan dan pengantaran, informasi lengkap mitra driver, status perjalanan, hingga rute yang ditempuh oleh mitra driver. Nah, informasi tersebut bisa dibagi lewat whatsapp, LINE, atau aplikasi bertukar pesan lainnya, termasuk SMS, sehingga aku enggak perlu khawatir lagi ketika istri pergi menggunakan GO-CAR.

Aku pun sempat berpikir, akan semakin sempurna jika GOJEK punya semacam pelatihan untuk para driver GO-RIDE agar mereka juga mempunyai standar yang lebih baik dalam melayani penumpangnya.

Dan ternyata GOJEK telah melakukannya. GOJEK bekerjasama dengan Rifat Drive Labs untuk menyelenggarakan pelatihan bagi para driver, yang merupakan program hasil inisiasi Duta Keselamatan Berkendara, Rifat Sungkar.

Dalam waktu empat tahun terakhir, lebih dari 300 ribu mitra pengendara GOJEK di 20 kota di Indonesia, sudah bergabung dalam program RDL GOJEK. Program ini masih berjalan dan setiap bulannya diikuti sekitar 10 ribu driver. Program ini memberikan edukasi mengenai: pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran, dan empati, defensive riding, keselamatan berkendara, pre-trip inspection, dan sesi praktek.

GOJEK juga memberikan edukasi kepada mitra driver melalui #Trikngetrip, sebuah program edukasi yang menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan untuk para mitra driver dalam memberikan pelayanan terbaik dan tips dalam berkendara serta perjalanan kepada penumpang.

Ada juga workshop untuk meningkatkan keterampilan mitra driver lewat Bengkel Belajar Mitra. Program ini rutin diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dengan menggandeng para profesional di bidangnya masing-masing untuk memberi pembekalan kepada driver GOJEK dalam meningkatkan layanan dan mengasah pengetahuan di bidang lainnya.

Untuk para mitra driver yang telah memberikan pelayanan super dan berkontribusi dalam masyarakat, GOJEK turut mengapresiasi dengan memberikan sebuah penghargaan, bernama Driver Jempolan. Penghargaan yang disematkan berupa pin pada jaket GOJEK mereka diberikan untuk memotivasi para mitra driver untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya.

GOJEK seakan tahu betul apa yang dibutuhkan usernya. Sekarang GOJEK juga sudah dilengkapi dengan asuransi, khususnya untuk GO-RIDE.

Asuransi penumpang merupakan bentuk nyata GOJEK dalam memberikan rasa keamanan, kenyamanan, hingga memastikan bahwa penumpang telah terlindungi dalam perjalanannya. Asuransi penumpang GO-RIDE ini otomatis aktif, berlaku se-Indonesia, dari waktu penjemputan hingga tiba di tujuan.

Jika terjadi kecelakaan atau pencurian saat perjalanan, kita bisa memanfaatkan perlindungan asuransi ini. Dalam hal ini GOJEK bekerjasama dengan platform asuransi digital. Fitur ini sudah berlaku di seluruh area di Indonesia untuk layanan GO-RIDE.

Aku merasa semakin aman dan nyaman menggunakan GOJEK, karena fitur-fitur baru di atas. Sudah saatnya aku #uninstallkhawatir nih.

Oh, iya, jangan lupa juga untuk update aplikasi GOJEK ke versi terbaru ya, karena fitur Share Trip dan Emergency Button di atas baru bisa diakses setelah aplikasi GOJEK sudah diupdate.

Saatnya aku bisa bilang: Sudah waktunya pake GOJEK!


ALAM

blogger and founder @plat_m, think about Indonesia, act in Madura, studying smart city, community developer, @limaura_'s husband | E: nurwahyualamsyah@gmail.com | LINE: @wahyualam

3 Comments

Inayah · May 3, 2019 at 14:36

hal yang kupastiin ketika mau traveling adalah “apakah di sana ada gojek?” kalau ada, aman

Avy Chujnijah · May 1, 2019 at 20:37

gojek menjadi pilihan yg tepat kalau beraktifitas di surabaya

Ardiba · April 30, 2019 at 15:56

Bener banget. Setuju. Sangat aman dan nyaman naik Gojek

Berikan Komentar

%d bloggers like this: