Konferensi Blogger ASEAN …[2]

Setelah bercerita kedatangan ke Bali di postingan sebelumnya, sekarang cerita tentang kegiatan selama di Bali.

Pengamanan Berlapis di Nusa Dua

Pasukan Gegana bersiaga siap dengan kendaraannya

Dua bis hijau rombongan blogger bergerak ke Nusa Dua, Musium Pasifika tempat diadakannya ASEAN Blogger Conference juga satu kompleks dengan penyelenggaraan KTT ASEAN 2011. Dari Denpasar menuju Nusa Dua terlihat beberapa pasukan pengamanan mulai dari brimob, TNI, Polisi sampai Gegana lengkap dengan senjatanya bersiaga di bebera areal sekitar venue. Tidak semua orang bisa masuk. Area memang harus steril karena di daerah ini ada beberapa kepala Negara termasuk Presiden Indonesia. Akibat pengamanan yang begitu ketat ini, dua bis ini harus berputar balik dan melewati jalan alternatif menuju Musim.

Ternyata Blogger di Asia Tenggara itu…

Dalam acara Konferensi Blogger ASEAN ini, blogger dari beberapa negara presentasi tentang dunia blogging di masing-masing negara, termasuk Indonesia yang diwakili Donny BU. Konferensi ini juga membuka wawasan blogger yang hadir tentang bagaimana “kehidupan” blogger di masing-masing daerah. Mas Donny Bu mewakili blogger Indonesia mempresentasikan tentang statistik kehidupan sosial media di Indonesia, begitu juga dengan masing-masing negera, beberapa fakta menarik hadir. Di Filipina dikatakan 60% rakyatnya mempunya akun Facebook. Di Viet Nam pengguna Twitter sangat sedikit dan orang Viet Nam tidak suka Google+ dan Facebook, penyedia layanan blog gratis yang paling di gandrungi rakyat Viet Nam bukan wordpress atau blogspot tapi penyedia blog lokal Viet Nam. Sedangkan jumlah Blogger di Kamboja cuma 7% dari jumlah penduduknya, atau sekitar 1000 blogger saja.  Bandingkan dengan 2,7 juta jumlah blogger yang ada di Indonesia.

Komitmen Blogger untuk ASEAN

Eventually agreement was reached in the form of ASEAN ways. This is the spirit and solidarity of ASEAN, because we are one big family in the end. The plenary was led by Herman Saksono, blogger from Jogjakarta finally met this conclusion as follows :

1. We, the ASEAN bloggers, gathered in Bali, on 16th November 2011, aligned with the 19th ASEAN Summit, acknowledge the role and contributions of social media for the establishment of ASEAN Community 2015.

2. We, the ASEAN bloggers, aspire to seek the freedom of expressions among us as enshrined in Universal Declaration of Human Rights.

3. We, the ASEAN bloggers, in the spirit of partnership and solidarity among the family of people from ASEAN countries, independent of political influence, are determined to use social media in the development of ASEAN’s political, economic, and social-cultural potentials with the aim to promote understanding among ASEAN people.

4. We, the ASEAN bloggers, are determined to develop cooperation in all fields under ASEAN’s One Vision, One Identity, and One Community.

5. We, the ASEAN bloggers, are committed to ethical and positive demeanor, respectful of the rights of authors attached to articles, photos, and videos, and other creative products.

6. We, the ASEAN bloggers commit to:
a. Declare the 16th November as the ASEAN Bloggers’ Day.
b. Develop communication platforms, both at the national and the sub-regional levels, taking into account the interest of people participation in the rural areas of ASEAN countries.
c. Organize future activities to encourage closer contact among bloggers.
d. Mandate the Indonesian ASEAN Blogger Community President to coordinate and communicate to all their counterparts from ASEAN countries regarding development and progress achieved in accordance with the Declaration.

7. We, the ASEAN bloggers, encourage all bloggers to join our efforts in making this Declaration a reality.

Declared in Bali, 16th November 2011

Gala Dinner yang Memukau

Malam harinya, setelah selesai acara Konferensi, Blogger ASEAN yang hadir dihidangkan dengan Gala Diner. Terasa Indonesia sekali ketika semua undangan yang hadir memakai batik. Suasana pulau dewata semakin kental terasa dipadu dengan penuh keakraban antar blogger yang hadir ketika makan malam di temani tarian selamat datang khas Bali. Keelokan penari yang hadir dengan tata lighting yang keren membuat suasana gala diner benar-benar memukau.

Belum selesai keterpukauan, tiba-tiba tarian kedua lebih frontal dan menelibatkan lebih banyak penari. Selain itu beberapa penari itu menggunakan semua area gala diner untuk menyuguhkan pertunjukan luar biasa. Kejutan itu langsung diserbu oleh blogger yang punya kamera DSLR untuk mengabadikan momen berharga ini

Berkunjung ke Garuda Wisnu Kencana (G)

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (bahasa Inggris: Garuda Wisnu Kencana Cultural Park), disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kotaprovinsi Bali. Di areal taman budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 12 meter.

Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut.

Di kawasan itu terdapat juga Patung Garuda yang tepat di belakang Plaza Wisnu adalah Garuda Plaza di mana patung setinggi 18 meter Garuda ditempatkan sementara. Pada saat ini, Garuda Plaza menjadi titik fokus dari sebuah lorong besar pilar berukir batu kapur yang mencakup lebih dari 4000 meter persegi luas ruang terbuka yaitu Lotus Pond. Pilar-pilar batu kapur kolosal dan monumental patung Lotus Pond Garuda membuat ruang yang sangat eksotis. Dengan kapasitas ruangan yang mampu menampung hingga 7000 orang, Lotus Pond telah mendapatkan reputasi yang baik sebagai tempat sempurna untuk mengadakan acara besar dan internasional.

Terdapat juga patung tangan Wisnu yang merupakan bagian dari patung Dewa Wisnu. Ini merupakan salah satu langkah lebih dekat untuk menyelesaikan patung Garuda Wisnu Kencana lengkap. Karya ini ditempatkan sementara di daerah Tirta Agung.

GWK mempunyai beberapa tempat rekreasi di antaranya:

  • Wisnu Plaza

Wisnu Plaza adalah tanah tertinggi di daerah GWK dimana tempat kita sementara merupakan bagian paling penting dari patung Garuda Wisnu Kencana patung Wisnu.

Pada waktu tertentu hari, akan ada beberapa kinerja tradisional Bali dengan megah patung Wisnu sebagai latar belakang. Karena lokasinya yang tinggi, Anda dapat melihat panorama sekitarnya. Patung Wisnu, sebagai titik pusat dari Wisnu Plaza, dikelilingi oleh air mancur dan air sumur di dekatnya suci yang katanya tidak pernah kering bahkan pada musim kemarau.

Parahyangan Somaka Giri ditempatkan di sebelah patung Wisnu. Ini tempat air berada, yang secara historis telah dipercaya oleh rakyat di daerah tersebut sebagai berkat dengan kekuatan magis yang kuat untuk menyembuhkan penyakitnya dan meminta para dewa hujan selama musim kemarau. Karena lokasinya di tanah tinggi (di atas bukit), fenomena alam ini dianggap orang suci dan lokal diyakini itu menjadi air suci.

  • Street Theater

Street Theater adalah titik awal dan akhir kunjungan ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. Di sini kita dapat menemukan banyak toko dan restoran di satu tempat dan dimana semua perayaan terjadi.

Anda bisa mendapatkan souvenir Bali dan merchandise GWK khususnya di GWK Souvenir Shop dan Bali Art Market. Kita bahkan dapat menemukan spa Bali dan produk aromaterapi di toko ini. Sementara di sini, mengapa tidak mencoba pijat refleksi kaki Bali setelah berjalan-jalan. Kita bisa mencicipi makanan yang baik dengan harga terbaik hanya di pengadilan makanan kita, Makanan Teater, dan restoran terbaru kami, The Beranda dengan paket all you can eat.

Pada beberapa kali sehari, kita dapat menikmati belanja dan makan sambil ditemani kinerja Bali khususnya seperti barongrindik dan parade.

  • Lotus Pond

Lotus Pond adalah area outdoor terbesar di Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Taman Budaya, kemungkinan besar, di Bali. Dengan demikian, Lotus Pond adalah tempat yang tepat dan hanya untuk mengadakan acara outdoor skala besar.

Selama bertahun-tahun, GWK telah dipercaya untuk skala besar diadakan, baik nasional maupun internasional, acara di Lotus Pond seperti konser musik, pertemuan internasional, partai besar. Lotus Pond adalah tempat yang unik dengan pilar batu kapur di sisi dan patung megah Garuda di latar belakang.

Lotus Pond berawal dari teratai. Teratai adalah simbol utama keindahan, kemakmuran, dan kesuburan. Wisnu juga selalu membawa bunga teratai di tangannya dan hampir semua dewa dari dewaHindu yang duduk di teratai atau membawa bunga.

Beberapa fakta menarik adalah bahwa tanaman teratai tumbuh di air, memiliki akar dalam ilus atau lumpur, dan menyebarkan bunga di udara di atas. Dengan demikian, teratai melambangkan kehidupan manusia dan juga bahwa kosmos.

Akar teratai tenggelam dalam lumpur merupakan kehidupan material. Tangkai melewatkan melalui air melambangkan eksistensi di dunia astral. Bunga mengambang di atas air dan membuka ke langit adalah emblematical spiritual sedang.

  • Indraloka Garden

Taman ini diberi nama Indraloka setelah surga Dewa Indra karena pandang panorama yang indah. Indraloka Garden adalah salah satu tempat paling favorit di Garuda Wisnu Kencana untuk mengadakan pesta kecil menengah, pengumpulan dan upacara pernikahan. Kita bisa melihat pemandangan Bali dari atas Indraloka Garden

  • Amphitheatre

Amphitheatre adalah tempat di luar ruangan untuk pertunjukan khusus dengan akustik yang dirancang dengan baik. Setiap sore Anda bisa menonton tari Kecak yang terkenal dan gratis yaitu sekitar pukul 18.30 s/d 19.30 WITA. Bahkan Tari Kecak ini dapat dikolaborasikan dengan tarian daerah lainnya.

  • Tirta Agung

Tirta Agung adalah ruang luar yang sempurna untuk acara menengah. Anda juga dapat mengunjungi patung Tangan Wisnu, bagian dari patung Garuda Wisnu Kencana yang terletak di dekatnya. (Wikipedia)

2 Menit 5000

Di areal GWK terdapat sebuah teropong yang bisa digunakan untuk melihat beberapa bagian Bali dari atas, mulai dari keindahan Pantai Kuta, Pantai Jimbaran dsb dari sebuah teropong. Teropong ini akan bisa digunakan dengan memasukkan koin seharga 5000 dengan durasi pemakain 2 menit. Beberapa fasilitas ini diumumkan menggunakan speaker TOA, sehingga membahana di arela GWK.

Krisna, Oleh-oleh Khas Bali

Setelah berlelahan di GWK, akhirnya kita tiba di tempat terakhir yang akan kita kunjungi sebelum berpisah untuk kembali ke kota masing-masing. Ya, tempat oleh-oleh khas Bali bernama Krisna yang menjadi tujuan terakhir para blogger ASEAN untuk membeli oleh-oleh buat keluarga di rumah. Di dalam toko besar ini terdapat berbagai macam souvenir, kaos hingga makanan khas Bali dengan harga lumayan murah. Tidak sedikit blogger yang terlihat membawa satu kardus oleh-oleh. Setelah selesai belanja, kita makan siang bersama di dalam bis dan langsung bersama-sama berangkat ke Bandara yang tidak jauh dari Krisna ini.

Obama, Delayed, dan Timnas

Meski baru jam 18.25 WITA flight ke Surabaya, tapi jam 2 kita sudah berada di bandara. Kita gunakan waktu luang untuk beristirahat. Setelah waktunya check-in kita masuk ke waiting room dengan perasaan bahagia karena akan segera kembali ke tempat masing-masing dan mengabarkan hal yang terjadi di Bali ke keluarga dan teman terdekat. Tetapi suasana bandara Ngurah Rai saat itu benar-benar padat. Suasananya mirip ketika Idul Fitri di pelabuhan kamal 5 tahun lalu sebelum adanya Suramadu. Semua orang tumpah ruah, 10 penerbangan tertunda termasuk pesawat yang akan mengangkutku dan teman-teman blogger yang lain. Belum tahu apa penyebab penundaan, tiba-tiba semua orang di ruang tunggu berlari mendekati jendela dan sebuah pesawat raksasa melintas di hadapan kita, pesawat berbendera Amerika Serikat itu baru saja mendarat, dan bisa ditebak siapa yang datang!. Ya Obama, orang no.1 di Amerika itu menghadiri KTT ASEAN.

Kebetulan hari itu ada jadwal pertandingan sepak bola SEA Games antara Indonesia vs Malaysia. Tidak khayal semua calon penumpang yang bosan menunggu pesawatnya yang delayed berdiri mendekat ke layar televisi yang disediakan bandara untuk menonton bersama pertandingan Yongki Aribowo dkk.

Setelah 7 jam berada di Bandara, akhirnya pesawatku datang dan mengantarkanku kembali ke Madura.

ALAM

19 thoughts on “Konferensi Blogger ASEAN …[2]

  1. Pengalaman seru bisa berkumpul denga blogger2 dari negara tetangga, dan juga blogger2 keren dari Indonesia. semoga apa yang menjadi tujuan deklarasi ini bisa tercapai. Salam Blogger

  2. dikarenakan saya ingin pergi ke tempat yg saya inginkan mumpung di Bali, jadi kami memisahkan 😀 yg pasti Bali belum ter explorasi, perlu ada Goes to bali jilid II 😀 … kapan kapan ke sana lagi yuk hehehe

    1. Ayo, kapan2 kita kesana lagi, tidak ada acara seminar, cuma intinya jalan-jalan saja. 🙂

    1. Wah, sayang sekali,
      padahal ingin jumpa kemarin itu,
      tapi okelah, ndak apa2.
      untuk undangan, Siap, ditunggu ya! 🙂

  3. selalu ngiri kalo liat postingan teman-teman yang ada GWK nya.. aku ga ikutan jalan-jalan doalnya hahahaha..

    akhirnya aku berkunjung ke “rumah” mu ini mas 😀

    1. siap, selamat datang di rumahku. ketemu lagi meski di dunia maya. semoga ada kesempatan ketemu di dunia nyata lagi 🙂

Berikan Komentar