#NyareMalem: Begitu Indahnya Ramadan

Terik matahari menyambut kedatangan enam teman-teman Plat-M dari Bangkalan. Darul yang semalam tidak sahur, lunglai lemas tapi masih kuat berjalan. Tulisan SMPN 4 Pamekasan melambai kepada kami yang sedang menunggu jemputan. RT Pamekasan (RT Pamekasan adalah cabang Plat-M di Pamekasan). Sore harinya kami bersama RT Pamekasan akan menyambut peserta yang sudah mendaftar untuk acara #NyareMalem di depot Kunyah-kunyah, Pamekasan. Nyare malem itu bahasa Madura yang artinya adalah mencari malam, istilah masyarakat Madura untuk penyebutan ngabuburit.

Tidak lama berselonjor istirahat, hari sudah sore. Adzan Ashar memberi tanda agar kami berangkat ke depot Kunyah-kunyah. Di sana, kami melakukan persiapan dan sholat Ashar.

Satu demi satu peserta datang. Sesuai dugaan kami, beberapa diantaranya adalah cowok. Rasanya kita mendapat masalah serius dalam mencari onliners cewek di Madura.

Panitia (yang semuanya cowok), seperti kegirangan dan seolah mau berjingkrak-jingkrak ketika ada beberapa teman cewek yang bergabung dalam acara #NyareMalem kali ini.

Aku semangat memberi materi pertama yaitu pengenalan komunitas Plat-M. Bagaimanapun, kita yakin masih banyak yang belum kenal dengan Plat-M. Benar dugaan kami, jangankan Plat-M, istilah blogger saja mereka belum paham. Blogger adalah komunitas yang berisi orang-orang suka nongkrong. Begitulah jawaban peserta ketika ditanya apa itu blogger!

Senang rasanya, bisa memberikan sharing tentang blogger, komunitas dan Plat-M. Gelak tawa mereka tumpah saat beberapa joke aku lontarkan, semakin semangat saja aku mengenalkan Plat-M. Ada sekitar 40 slide yang penuh gambar-gambar kegiatan aku sajikan kepada mereka, mulai dari kegiatan Plat-M sejak didirikan sampai kegiatan terakhir bulan lalu.

Setelah aku presentasi, kini giliran Darul presentasi dengan tema sedikit berat. Seberat Slametux, materi yang akan disampaikan adalah tentang iklan blog. Meski hanya segelintir yang mempunyai blog, tapi penyampaian Darul yang simpel dan mudah dicerna, peserta jadi tertarik dalam mengikuti penyampaian materi.

Dua materi mengantarkan kami pada penghujung waktu untuk berbuka puasa. Tersisa 10 menit. Materi sudah habis. Aku putar video kegiatan Plat-M dan meminta teman-teman RT Pamekasan maju ke depan dan berdiri berbaris, kami Plat-M pusat mengucapkan terimakasih kepada mereka yang sudah bekerja keras menyiapkan acara ini sehingga peserta datang melebihi kuota. Bahkan kursi yang disediakan kunyah-kunyah terasa sangat kurang, RT Pamekasan sampai mengalah untuk standing party di luar.

Acara selesai. Dan waktunya berbuka. Ratusan orang juga sibuk di luar. Ta’jil dan makanan kami berikan kepada peserta. Panitia mengalah demi mendahulukan peserta. Benar saja, kami harus memesan makanan lagi untuk teman-teman panitia dan 6 orang Plat-M pusat. Kami harus tenggelam bersama ratusan orang lainnya yang juga berbuka puasa bersama di depot ini. Ramai, penuh dan sesak. Bahkan beberapa pelayannya setengah berlari-lari dan berbicara tersendat-sendat demi menyajikan makanan terbaik untuk pelanggannya.

Peserta beberapa mulai pulang, dan makan bersama antara RT Pamekasan dan Plat-M pusat mengakhiri rangkaian acara Nyare Malem di depot kunyah.

Acara kemudian dilanjutkan di kawasan Arek Lancor, kami duduk melingkar, dan sharing tentang komunitas, sinergi, dan regenerasi. Perkenalan satu demi satu teman-teman RT Pamekasan menambah semangatku. Semangatku seperti kembali di-charge penuh, bahwa mereka semangat berkomunitas, belajar dan menduniakan Madura bersama Plat-M. Momen Ramadhan memang memberikan berkah dan tidak terbatas. Terimakasih teman-teman RT Pamekasan, terimakasih Ramadhan!

ALAM

Berikan Komentar