Mari Datang ke Blogilicious Edisi Madura

Meski tidak bisa mendampingi armada Plat-M pada acara akbar pertengahan tahun 2012 ini aku tidak mau berdiam diri melupakan segala persiapannya. Ya aku harus ke Jakarta pada saat bersamaan. Tapi sampai H-1-pun aku masih bekerja dan berjuang agar acara ini sukses menjadi pembuka yang dahsyat sebelum melangkah ke 6 kota Read more…

KKN Hari 5: Sebuah Kisah, Sebuah Cerita

Pagi mengajar, siang conditional, sore interaksi dengan kelompok atau masyarakat, malam nulis blog dan kerjakan beberapa tugas administrasi yang belum. Tidak lupa disela-sela pasti ada kegiatan makan dan tidur. Maka tidak heran jika ada ungkapan “KKN adalah ajang penggemukan diri”. Ungkapan ini bisa dikatakan benar. Sampai hari ke-5 ini program Read more…

KKN Hari 1: Hidup di 10 Tahun Yang Lalu

Sabtu pagi itu suasana di depan kantor pusat Universitas Trunojoyo Madura terlihat berbeda. Biasanya akhir pekan suasananya sepi karena tidak ada aktivitas kuliah di kampus ini. Kumpulan mahasiswa berjaket hitam bertuliskan KKN UTM 2012 tersebar di depan kantor pusat dan berkumpul menjadi satu seperti mau mengikuti upacara bendera, berbaris mengingatkan Read more…

The Last Time!

Hari Senin jadwal yang ada diponselku bertuliskan kuliah Enterprise System di RKB C pukul 07.00 WIB. Pagi-pagi aku persiapan ke kampus lebih pagi supaya tidak terlambat. Sampai di kelas tempat kuliah biasanya, ternyata dosennya belum datang dan disambut oleh teman-teman yang sibuk dengan urusan masing-masing, ada yang sibuk membicarakan bagaimana Read more…

Desa itu Bernama Rangperang Laok

Setiap Universitas di Indonesia bertanggung jawab untuk pemberdayaan masyarakat yang ada di sekitar kampus tersebut. Program pemberdayaan masyakarat ini bahkan dijadikan mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang sudah tingkat akhir. Mata kuliah itu bernama Kuliah Kerja Nyata atau dipendekkan menjadi KKN. Memasuki semester akhir ini, giliran saatku menjalani kuliah yang benar-benar nyata. Argumen tentang kehidupan dan pengalaman kakak kelas selama KKN cukup membuat bulu kudu merinding. Beberapa menceritakan betapa susahnya hidup di pedalaman dengan segala kekurangan fasilitas yang ada di desa tersebut, semua keterbatasa itu disebutkan satu demi satu salah satunya adalah ketika kita harus mandi di tempat umum seperti sungai, sinyal jaringan ponsel terbatas, jarah tempuh yang jauh dan susah dijangkau, semua seperti horor di siang hari. (more…)