#ALAMenulis

Jalesveva Jayamahe!

Jalesveva Jayamahe, Di Laut Kita Jaya!
Begitulah kata nenek moyang kita, bangsa Indonesia. Seorang pelaut yang tak punya rasa getir sedikitpun. Berkawan bahaya. Menantang laut. Berselimut angin. Berbantalkan ombak. [caption id="" align="aligncenter" width="663"]http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2010/04/04/87630_ikan_hasil_tangkapan_nelayan_663_382.jpg Kegigihan Nelayan Indonesia. Foto: viva.id[/caption] Tatapan matanya begitu tajam. Tak banyak bicara. Tangannya terampil menarik tambang. Melupakan peluh mengucur deras. Menghiraukan terik matahari membakar kulit. Menerjang ombak berapapun besarnya. Semangat semakin membuncah di kalah wajah istri dan anak melintas. Jika sudah berada di laut, hanya ada satu pilihan: menjaring ikan. Ada bayangan senyum anak di setiap jaring yang dilepas, ada kehangatan keluarga di setiap tetes keringatnya. (more…)

By ALAM, ago
#ALAMelangkah

Kesaktian Rempah Mampu Selamatkan Ikan

[caption id="attachment_1886" align="aligncenter" width="650"]Rempah-rempah sebagai obat. Foto: shutterstock Rempah-rempah sebagai obat. Foto: shutterstock[/caption] Keajaiban rempah tak perlu diragukan lagi. Tanaman ini seakan memberikan hadiah tak ternilai bagi tanah nusantara. Indonesia harus bangga dan bersyukur punya tanah yang ditumbuhi tanaman ajaib ini. Rempah mempunyai banyak manfaat dan keunikan. Mulai digunakan sebagai bumbu masakan, penghangat tubuh hingga obat dari berbagai penyakit. Saya awalnya ragu membaca sebuah artikel penelitian teman di Universitas Airlangga, Surabaya. Rempah juga memiliki ‘kesaktian’ yang lain, yaitu mampu menyelamatkan ikan. Bahkan teman saya, mahasiswa Unair mengatakan, jika (more…)

By ALAM, ago
#ALAMelangkah

Tanaman Obat Mahakarya Indonesia

Surga seakan-akan pernah bocor dan mencipratkan kekayaan dan keindahannya. Dan keindahan itu bernama Indonesia. ~ Emha Ainun Najib

***

  Kita adalah manusia yang sangat beruntung. Beruntung bisa dilahirkan di negeri yang kaya raya. Kaya akan tradisi, kaya akan bahasa, kaya akan ragam budaya, kaya akan pemandangan menakjubkan, juga kaya akan sumber daya alam. Kekayaan alam Indonesia sungguh tak terperi. Di ujung timur kita punya gunung emas, kita punya gugusan pulau indah, kita juga punya gunung berapi yang mengelilingi Nusantara. Dan satu dari sekian kekayaan itu adalah rempah. [caption id="attachment_1886" align="aligncenter" width="650"]Rempah-rempah sebagai obat. Foto: shutterstock Rempah-rempah sebagai obat. Foto: shutterstock[/caption] Gemah Rempah harus dikembalikan. Tentu kita menjajah dunia dengan rempah. (more…)

By ALAM, ago
#ALAMelangkah

Rempah-Rempah, Pembeda Cita Rasa Kuliner Nusantara

Dunia sudah mengakui kelezatan kuliner Nusantara. Sumber daya alam yang melimpah, struktur geografis didominasi laut serta kekayaan rempah, membuat masakan Indonesia beragam. Semua itu membuat negeri ini kaya akan cita rasa kuliner, mulai dari daging, ikan, sayuran hingga bumbu rempah yang segar. Ini tak dimiliki negara lain.

***

Berbeda pulau berbeda cita rasa, beda provinsi berbeda aroma, berbeda kabupaten beda cara masaknya, bahkan berbeda desa beda bumbunya. Ya, setiap daerah di Indonesia mempunya masakan khas yang tiada duanya. Tak terhitung berapa jumlah masakan khas daerah di Indonesia. Mulai nasi Padang yang termahsyur, Sate Madura, Soto Makassar, hingga Papeda di Papua. [caption id="attachment_1847" align="alignnone" width="634"]rempah Rempah-rempah Nusantara – Foto: sejarah.kompasiana.com[/caption] Satu jenis masakan saja bisa berbeda cita rasanya (more…)

By ALAM, ago
#ALAMelangkah

Menjajah Dunia Dengan Rempah

Disebutkan dalam buku Sejarah Rempah yang ditulis Jack Turner, rempah-rempah memberi pengaruh terhadap tokoh-tokoh penting sehingga dalam sejarah mereka akhirnya dikenal sebagai pengubah sejarah dunia,  mulai Yesus Kristus, Ibnu Sina sampai gadis-gadis Spice Girls. Dari Firaun Ramses hingga Marco Polo, Christopher Columbus, Vasco da Gama, Zheng He, Ferdinand Magellan, dan Francis Drake.

***

Semua beburu rempah. Termasuk Christopher Colombus yang akhirnya "kesasar" di Amerika. Begitu juga dengan Marco Polo, bangsa Belanda, Inggris dan perusahaan-perusahaan Perancis, Portugis, Spanyol, Italia, Arab, para pelaut serta pedagang lainnya. Mereka semuanya tertarik akan kisah rempah-rempah seperti cengkih dan pala. Lupakan sebentar gemulat sejarah rempah. Gemuruh namanya sudah dikenal dunia sejak dahulu. Bagaimana dengan manusia di zaman sekarang? (more…)

By ALAM, ago