#ALAMelangkah

Pengalaman Mengerikan di Bandara Taoyuan

Ini sebenarnya kisah lama, tapi kesan mengerikannya masih terasa hingga sekarang. Aku bersama Saide dan Kemal meninggalkan Taiwan setelah kuliah dua semester di NTUST. Kami pulang dengan membawa ijazah dan sedikit uang.

Ya sedikit uang, karena kami di Taiwan kuliah, bukan bekerja.

Momen sedih pun sempat terasa saat meninggalkan kampus. Terbukti dengan hujan yang mengiringi perjalanan kami. Waktu itu bersamaan dengan bulan puasa. Dan kami pun memilih penerbangan malam agar bisa berbuka puasa di Bandara. Kami memilih penerbangan paling murah, sehingga harus transit ke Singapura, dengan pesawat Besi Udara. (more…)

#ALAMereview

Konser Noah Menghentak Taoyuan

Noah di TaiwanUsai memasang tali sepatu adidas warna oranye, aku meninggalkan dorm pagi-pagi. Aku diajak Saide untuk kerja paruh waktu. Sehari saja, sekaligus nonton konser band Noah di Taoyuan. Kota yang berada di sebelah barat Taipei.

Aku sudah siap menjadi karyawan sehari. Sekaligus mendengarkan langsung suara Ariel dari dekat.
Bersama partner kerja kami berkumpul di pintu TR di Taipei Main Station. Pintu ini yang menghubungkan MRT dengan kereta ke luar kota Taipei. Tiket untuk menuju Taoyuan 46 NTD, namun kali ini kami difasilitasi kantor. (more…)

#ALAMelihat

Selamat Datang di Taiwan, Cong!

wahyualam.com - taiwan dari atas

Pesawat perlahan turun. Pemandangan yang awalnya didominasi awan putih perlahan berubah. Daratan Taiwan mulai terlihat. Sepintas lebih banyak warna hijau daripada gedung tingginya. Semakin lama, maka terlihat jejeran gedung tinggi. Mungkin itu pusat kota Taipei. Gedung yang berjejer seperti berlomba-lomba mencapai langit. Mereka dikelilingi lingkungan hijau. Pegunungan hijau terlihat lebih mendominasi. (more…)