Remas Al-Kabir, Bebek Sinjay Hingga Stadion Gelora Bangkalan

remas Al-kabir di sinjayAgenda rutin bagi Remas Al-Kabir tidak hanya pada malam terakhir taraweh dan tadarus. Tetapi juga pada hari terakhir Ramadhan. Kami selalu berusaha sekuat tenaga untuk tidak memutuskan acara rutin setiap tahun ini. Yaitu buka bersama di hari terakhir Ramadhan. Benar, kami berbuka puasa terakhir bagi siapa saja. Karena esok hari sudah Idul Fitri, itu artinya usai berbuka puasa, gema takbir akan menggema seantero jagad raya. (more…)

Bukber dengan Ole Olang Resto dan ASPPI

buka persama ASPPI DPD Jawa Timur

Sebuah panggilan telpon di kala Dhuzur dipersembahkan oleh Pak Abie. Beliau meminta bantuan Plat-M untuk mensukseskan acara buka puasa bersama ASPPI DPD Jawa Timur.

Kalau sudah Pak Abie yang minta, sulit rasanya untuk bilang tidak. Beliau sering mendukung acara Plat-M. Ngga ada kata lain ketika Pak Abie meminta bantuan kecuali mengiyakan dengan semangat membara.
(more…)

Cerita Kebersamaan Dengan XL East Region

Kisah ini diawali perkenalanku dengan Mbak Shinta GNFI, menjalar hingga mas Putro XL hingga akhirnya membuat event di Surabaya lebih berwarna. Diawali dengan kisah XLNetRally wilayah Surabaya, Madura dan Malang, kemudian berlanjut ke momen keakraban di Midtown Hotel untuk berbuka puasa bersama.

Keseruan Buka bersama dengan XL East Region
Terkadang pertemanan itu seperti es batu. Yang awalnya beku lama-lama akan mencair sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Jiah, keren sekali kalimat barusan. Cocoklah buat quote terbaik di bulan Juli. Halah. (more…)

Buka Puasa dan Taraweh di Masjid Syaichona Cholil

masjid syaichona cholil bangkalan

Aku duduk di depan masjid saat menulis catatan ini. Aku telah melewati sholat Maghrib dan Isya’ di sini. Bahkan membatalkan puasa Ramadhan hari ke-23 juga di sini. Inilah masjid paling megah versi Alam di Madura. Entah habis berapa koper Rupiah untuk membangun masjid yang begitu megah. Kini Masjid ini sudah menjadi ikon kabupaten Bangkalan, sedikit lebih terkenal daripada masjid Agung. Benar, Masjid yang aku maksud adalah masjid Syaichona Cholil. (more…)

Berguru pada “Rindu”

“Cinta itu ibarat bibit tanaman. Jika dia tumbuh di tanah yang subur, disiram dengan pupuk pemahaman baik, dirawat dengan menjaga diri, maka tumbuhlah dia menjadi pohon yang lebat dan lezat. Tapi jika bibit itu tumbuh di tanah yang kering, disiram dengan racun maksiat, dirawat dengan niat jelek, maka tumbuhlah dia Read more…

Mengenang Raden Paku di Situs Giri Kedaton

situs giri kedaton dari depan (timur)

Situs Giri Kedaton. Terakhir ke tempat ini enam tahun lalu. Tapi sensasi berada di atas bukit nan sejuk masih ingat hingga sekarang. Bersantai di mushola kecil sambil melihat pemandangan Gresik dari atas itu sesuatu yang luar biasa.

Dari tempat ini aku bisa melihat Madura dari kejauhan. Bahkan gedung-gedung kampus UTM terlihat jelas. Sayang tempat ini bukan tempat wajib bagi peziarah yang melakukan tur ziarah Wali Songo. Jadi (mungkin) ngga banyak orang tahu tentang keberadaan tempat ini. (more…)

Empat Konsep Acara dalam OTEMA Episode 4

Berkarya itu harus total. Kerahkan semua kemampuan. Tak peduli di mana tempatnya dan bekerjasama dengan siapa. OTEMA episode 4 adalah tantanganku berikutnya. Aku ingin menggabungkan empat konsep acara populer dalam satu sajian sederhana di Universitas Islam Madura.

Mata Najwa. Siapa yang tak kenal dengan program satu ini di Metro TV. Pertanyaan Najwa Shihab yang khas siap menusuk siapa saja bintang tamuanya. Dalam Program ini, diawali dan diakhiri narasi yang khas. Sajak dengan akhiran huruf yang sama menjadi akhir yang manis. (more…)