Gambar itu Diberi Nama Pak Wahyu

Pak Wahyu

Pagi itu seperti biasa, aku berangkat ke sekolah pagi-pagi. Pemandangan indah masih tersaji begitu saja, seperti hadiah bagi yang bangun pagi dan sudah berangkat mengabdi.

Jam pertama yang aku masuki adalah kelas X1. Kelas yang letaknya berbeda dari kelas-kelas sepuluh yang lain. Aku selalu senang masuk ke kelas ini, dari enam kelas sepuluh yang ada di SMAN 4 Bangkalan, kelas ini adalah yang paling hebat kemampuannya dari pada kelas-kelas yang lain. Pengetahuan akan komputer merata. Juga tidak banyak penggangu dalam kelas seperti kelas-kelas yang lain.

Pertama, kita membaca doa seperti biasanya. Rutinitas ini setiap hari dilaksanakan saat (more…)

Bertutur dalam Video di SMAN 1 Bangkalan

smansaba_wahyuediting

Hari Minggu biasanya digunakan oleh anak-anak untuk menonton kartun sepanjang hari, atau bagi yang sudah remaja digunakan untuk berjalan berdua bersama pacar. Tapi hal ini tidak dilakukan oleh anak-anak OSIS SMAN 1 Bangkalan. Hari libur seperti hari minggu menjadi waktu untuk belajar hal lain di luar pelajaran di sekolah. Seperti pada hari Minggu (10/2) yang lalu, mereka memintaku untuk sharing tentang cara video editing menggunakan aplikasi Ulead Visual Studio.

Panitia berjaket hitam sudah siap dengan segala keperluan acara. Dua kelas dijadikan satu dan disulap seperti aula meski beberapa poster yang dipasang tidak menyembunyikan bahwa aula dadakan ini adalah kelas di hari biasa. (more…)

Hujan, Macet, Berpacu dengan Waktu

Mendung sudah mengepung wilayah Bangkalan saat aku akan berangkat ke Surabaya untuk kemudian berangkat ke Jakarta (15/01). Hari ini adalah hari spesial, karena aku akan ada pekerjaan di Jakarta. Sampai jam 10 pagi aku belum dikabari, jam berapa berangkat dari Surabaya. Cuma satu yang pasti, kita ke Jakarta naik burung terbang, itupun aku belum tahu naik maskapai apa! apa saja yang penting berangkat, gumamku dalam hati.

Pukul 10.55, lampu LED di ponselku berkedip-kedip berwarna hijau petanda ada pesan SMS masuk. Setelah aku baca, aku baru tau kalau ternyata aku harus berkumpul jam 16.00 di rumah seorang kawan di Surabaya. SMS itu juga memberiku kabar, bahwa pesawat terbang jam 19.00, artinya setidaknya sebelum 18.30 aku dan tiga kawan lainnya sudah ada di bandara. (more…)

Indonesia Mengajar 2

Indonesia Mengajar, pasti sudah tahu tentang gerakan yang satu ini. Sebuah gerakan yang digagas Anis Baswedan aku kenal lewat tanyangan Kick Andy, kemudian mengenal lebih dekat dengan para Pengajar Muda yang bertugas di pelosok negeri lewat buku edisi pertamanya.

Tidak lama setelah membaca beberapa buku yang lain, buku Indonesia Mengajar sudah ada untuk edisi kedua. Judulnya Indonesia Mengajar 2. Buku ini, bukan sekadar memberikan wawasan tentang pendidikan di negeri ini. Tetapi juga memberikan pengetahun kepada pembacanya, bahwa Indonesia, di pelosok-pelosok sana, banyak pemandangan cantik dengan sejuta kearifan lokal yang terbentuk begitu saja. Buku ini lebih membuka mata kita, masyarakat Indonesia tentang keberadaan saudaranya di pelosok negeri. (more…)

Berhentilah! Dengar, Lihat dan Rasakan!

Terapkanlah ilmu yang sudah didapat selama empat tahun ini ke tengah-tengah masyarakat.

Begitulah kata Rektor Universitas Trunojoyo Madura ketika aku duduk di kursi empuk gedung cakra dengan toga di kepala. Pesan Rektor itu menggelegar melewati ratusan kepala yang sudah memakai toga di momen wisuda yang sakral itu.

Pesan itulah yang menjadi landasanku menjalani pekerjaan yang sekarang. Ya, sejak sebulan yang lalu aku menjadi guru di SMAN 4 Bangkalan. Sesuai bidang dan kompetensiku, aku mengajar pelajaran TIK untuk seluruh kelas X. Ada enam kelas dengan segala kelebihan dan kekurangan? bukan tetapi keunikannya.

Tingkah-tingkah siswa di kelaslah yang membuatku selalu ingin datang pagi-pagi ke sekolah. Pagi hari, seperti kebanyakan masyarakat Bangkalan yang lain, aku juga punya aktivitas yang berbeda sejak menjadi bagian dari keluarga SMAN 4 Bangkalan, aku mempunyai aktivitas yang jarang aku kerjakan selama empat tahun terakhir. Terakhir aku berangkat pagi-pagi, saat jam di dinding sudah menunju angka enam, dan matahari sudah menyemburkan sinar di balik kabut yang masih menyelimuti desa Kebun, adalah saat aku masih memakai seragam (more…)

Bahagia itu Sederhana

Ada beberapa cerita perjalanan yang banyak belum aku tulis. Juga tidak sedikit kisah menarik yang berlangsung selama Januari. Ada beberapa kisah yang bertajuk “saat pertama kali”. Saat petama kali masuk kerja seorang guru tidak tetap (GTT). Saat pertama kali menikmati maskapai terbaik di Indonesia, meksi harus gratis. Saat pertamakali memasuki kantor mewah nan canggih yang tidak ada kembarannya di Madura. Saat pertamakali bertemu dengan orang-orang hebat di negeri ini. Saat (bukan) pertamakali melakukan kesalahan konyol dan memalukan. Dan masih banyak yang lain.

Saat pertamakali memang menjadi selalu istimewa bagi siapapun. Karena itu adalah bagian dari proses pendewasaan diri. Tidak ada yang lebih istimewa dari momen pertamakali. Karena momen ini adalah momen yang bersejarah bagi perjalanan hidup seseorang sebagai hamba di dunia ini.

Meski sudah dua minggu aku menjadi GTT di (more…)

Merentang Sajak Madura-Jerman

13411985031899998087

Pagi hari, ditemani kopi mengkudu pemberian peserta Bisnsi Madura Go Online, aku baru saja menyelesaikan buku Merentang Sajak Madura-Jerman.

Buku ini aku dapatkan dari penulisnya langsung, meski belum sempat ditandatangani. Beliau adalah M.Faizi, beruntung sekali aku bisa bertemu dan berdiskusi dengannya dalam acara #3thPlatM yang lalu. Ini adalah buku pertamaku yang aku dapatkan dari penulis asli Madura. Ada rasa bangga dan tertantang untuk bisa membuat serupa meski dengan berbeda cerita. (more…)

1 Pulau, 4 Kabupaten, 5 Workshop | Bag. 2

Bisnis Madura Go Online

Melanjutkan tulisan yang pertama, berikut aku ceritakan kisah menarik di balik Bisnis Madura Go Online (BMGO).

Perdana, butuh Wi-Fi Dadakan!

Di Sampang, secara garis besar BMGO berjalan dengan normal. Meski ada beberapa kejadian yang membuat supervisor Sampang keluar keringat dingin. Hujan di pagi hari membuat mas Gunawan was-was peserta tidak ada yang hadir. Apalagi hujan cukup deras. Parahnya lagi, venue harus dipindah ke dalam ruangan karena tempat yang diset sebagai tempat BMGO edisi perdana basah terkena hujan. Alhasil, kami memindah barang-barang peralatan tempur BMGO seperti sound system, kursi, LCD Projector dsb.

Cukup sulit mencari tempat berkumpul yang luas dan berinternet cepat di Sampang. Menara Fried Chicken menjadi tempat yang terbaik untuk (more…)

1 Pulau, 4 Kabupaten, 5 Workshop | Bag. 1

Sampang MaduraBisnisGoOnline

Madura. 1 pulau dengan memiliki 4 kabupaten. Dengan kekayaan budaya dan kehidupan sosialnya. Dengan keindahan alam juga keramahan penduduknya. Semua itu adalah potensi untuk berbagai aspek kehidupan, tanpa terkecuali usaha. Kecil maupun menengah.

Madura juga kaya akan produk-produk yang berkualitas. Tidak perlu takut bersaing dengan daerah wisata tersohor seperti Bali dan Jogja. Madura juga bangga memiliki keberagaman itu. Siapa yang tidak kenal batik Pamekasan dan Tanjung Bumi? siapa yang tidak kenal jamu “tongkat” Madura? itu hanya segelintir dari ribuan macam produk-produk produksi Madura.

Plat-M bekerjasama dengan Google Indonesia dan PANDI melalui programnya (more…)