Wali9Trip #1: Bangkalan, Surabaya dan Gresik

Perjalanan tanpa cerita seolah nonton televisi tanpa suara. Awal rencana muncul, aku dipasrai mencari bis. Singkat cerita, aku ditipu “ular-ular” nakal yang berkeliaran di Bungurasih. Akibatnya, jadwal pemberangkatan  harus ditunda dua kali. Minggu ke Selasa dan Selasa ke Kamis.

Kamis subuh, Pom bensin Kamal tidak seperti biasanya, terlihat puluhan orang berkumpul memakai busana muslim membawa beberapa tas seperti rombongan jemaah haji. Puluhan orang itu terdiri dari 60 orang rombongan yang akan mengikuti ziarah keliling Wali Songo dan para pengantarnya.

Setengah jam berlalu. Bis pun tak kunjung datang. Pikiranku berjalan tidak normal, memikirkan sesuatu yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya: batal berangkat. Aku takut kejadian di desa sebelah terjadi pada rombongan ini. Kisah memalukan itu menimpa desa sebelah ketika rombongan sudah berkumpul, tetapi bis tak kunjung datang hingga jam 12 siang. Jelas saja peserta rombongan gerang dan marah besar karena batal berangkat.

Semoga kisah itu terjadi pada pagi ini.

Kegelisahan itu reda dan hilang ketika bis datang menepi dan memasuki pom bensin Kamal. Rombongan bergegas memasuki bis.

Dan perjalanan ziarah keliling Wali Songo pun dimulai.

Foto bersama di Masjid Syaichona Cholil Bangkalan Madura

Foto bersama di Masjid Syaichona Cholil Bangkalan Madura

Seperti biasanya, kita tidak akan melewati sebuah perjalanan ziarah kemana pun tanpa berkunjung ke wali Bangkalan. Seperti pamitan kepada sesepuh daerah kelahiran kita. Wali Bangkalan itu adalah (more…)

Begini Cara Klebun Keliling Madura

Mulus: Jalan raya dari Bangkalan hingga Sumenep

Mulus: Jalan raya dari Bangkalan hingga Sumenep

Hati ini seperti berontak jika sebulan saja tidak ada agenda jalan-jalan. Menikmati perjalanan dengan naik angkutan umum, berkeringat, berdesakan, hingga merasakan desiran udara yang berbeda adalah hal yang sangat ditunggu dari sebuah perjalanan. Keluarlah dari rumahmu, nikmati dan rasakan perbedaan di luar sana. Benar kata Profesor Rhenald Kasali, hanya orang bodoh yang hanya banyak alasan untuk tidak keluar dari wilayahnya. (more…)

Semburat Matahari Terbit di Selat Madura

Semua penjelajah, petualang dan pecinta alam berebut untuk menyaksikan keindahan munculnya matahari di ujung pagi. Beberapa tempat yang menyajikan matahari pagi ramai dikunjungi. Pantai yang menghadap ke timur, puncak gunung, puncak bukit, hingga danau menjadi tempat yang cantik apabila dikunjungi di pagi hari.

Bagi yang di puncak gunung, semua berbondong-bondong berangkat ke puncak di tengah malam, demi melihat matahari terbit. Bagi yang di pantai, semua berbondong-bondong berangkat subuh, bahkan menginap di bibir pantai demi matahari terbit. Semuanya dilakukan demi menikmati sajian istimewa di pagi hari, matahari terbit. (more…)

“Superman” yang Menghangatkan

Memutuskan untuk pergi ke suatu tempat di musim hujan seperti ini harus dipikir dua kali. Karena selain hujan yang selalu mengintai dan siap membasahi siapa saja yang berada di bawahnya, udara dingin juga menjadi alasan untuk tidak keluar rumah saat musim hujan. Namun, kemarin aku harus pergi ke Bangkalan karena Read more…