Menembus Dingin

5C

Malam telah melewati tiga perempat waktunya. Bukan, lebih tepatnya pagi sudah menghampiri Taipei. Waktu lebih dekat ke waktu sholat Subuh daripada Isya’. Ruangan lab ini tertutup rapat, namun udara dingin menelisir masuk lewat celah pintu. Kaki pun terasa dingin. Balutan kaus kaki dan sepatu tak cukup membendung dingin. (more…)

Makan Malam Bersama Profesor

Nurwahyu Alamsyah and Tzu-Chuan Chou - wahyualam.com

Anson, It is oke if we are going to venue at 5.35pm? because I have to pray Maghrib first.

Aku minta izin ke Anson, teacher assistant, untuk sholat Maghrib terlebih dahulu sebelum berangkat. Anson adalah asisten Prof Chou yang punya nama asli Chen-Hao Huang. Aku sholat Maghrib di dalam laboratorium. Kugelar syal made in Bali, kemudian aku larut dalam kekhusyu’an sujud Maghrib di Senin sore. (more…)

Menangkap Pagi di Sekitar Kampus

wahyualam.com YouBike station

Jum’at pagi.

Jika di Madura, hari ini adalah hari pendek. Anak-anak sekolah pasti sudah memakai pakaian Pramuka dan berangkat sekolah dengan riang. Hari ini pulang pagi dan mereka bergembira ke masjid. Jum’atan.

Sementara itu di Taipei.

Aku bosan di dorm. Aku ambil ponsel, memakai sandal Eiger, keluar dormitory. Aku ingin menyaksikan wajah di sekitar kampus. (more…)

Bagaimana Rasanya Sekolah di Taiwan?

wahyualam.com - belajar di taiwanJika mungkin dicatat, maka pertanyaan ini adalah yang paling banyak ditanyakan kepadaku: Bagaimana Rasanya Sekolah di Taiwan?

Aku tentu tidak bisa menyimpulkan bagaimana pendidikan secara keseluruhan di Taiwan. Aku juga tidak mau membanding-bandingkan dengan Indonesia. Prinsipku: setiap negara punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Aku hanya bisa bercerita tentang apa yang aku alami selama bersekolah di Taiwan.
(more…)

Kata yang Hilang

suasana malam gongguan, taipei

Gemerlap malam di Gongguan, Taipei

Cepat. Dinamis. Fokus. Komitmen. Rendah hati.

Begitu kaki ini menginjak tanah Taiwan, aku melihat manusia berjalan lebih cepat. Langkah mereka pasti dan dinamis. Tatapan mata mereka menggambarkan fokus dan punya komitmen tinggi pada pekerjaannya. Meski begitu, jika aku menghentikan mereka dan bertanya sesuatu hal, mereka dengan rendah hati dan sabar memberi tahu apa yang kita tanyakan. Secepat apapun mereka, sefokus bagaimanapun, jika ada orang butuh bantuan, mereka akan membantu sampai urusannya selesai. Mereka bahkan tidak segan mengantarkan ke tempat yang ditanyakan, tak peduli seberapa jauh tempat itu. Begitulah manusia Taiwan: paling tidak suka mengurusi urusan orang lain, tetapi paling peduli jika ada yang memerlukannya.
(more…)

Berpetualang di Minggu yang Basah

Wahyu 同學:轉達總務處通知:為因應全校總變電站設備保養停電,校內所有餐廳廠商及超商9/27(日)暫停營業一日 Due to the maintenance of electric substation, the power will be off this Sunday. Therefore, all the restaurants and convenience stores in the school will be closed. 宿管吳老師啟※ 若有任何疑問,請電洽27376144 宿管中心 Email di atas seperti memberikan kode untuk segera membuat itinerary petualangan pertama di Taipei. Aku ingin memulai petualangan Read more…

Ko Erwin dan ISA

Entah apa jadinya hidup di Taiwan tanpa adanya Ko Erwin.

Itu mungkin ungkapan yang diamini oleh semua mahasiswa baru Fall 104. Satu nama yang menjadi pertama kali dicari setiba di Taiwan. Satu nama yang aku hubungi pertama kali sesaat setelah turun dari pesawat. Namanya adalah Erwin Kwok. Akrab dipanggil Ko Erwin.

wahyu alam bersama ko erwinIa langsung menyambut kedatangan kami setibanya di kampus. Ngga pakai lama, usai menitipkan koper ke dormitory wanita, Ko Erwin mengajak kami berkeliling kampus dengan berlari. Ngga percaya? Aku bilang sekali lagi ya: BERLARI! (more…)

Remas Rasa Internasional

ntust imsa welcome party

Masjid Al-Kabir sudah menjadi tempat favorit untuk menghabiskan waktu malamku. Jika di malam hari aku tidak ada di rumah, maka carilah di Masjid. Aku pasti berada di sana bersama teman-teman Remas yang lain. 

Selama di Taiwan, aku akan kehilangan semua kegiatan bersama Remas di Masjid. Sempat terlintas di pikiran, semoga ada dhibaan, muqodeman dan munaqiban di Taiwan. (more…)