Pulang Kampung (Lagi)

Madura basah, dari Bangkalan sampai Pamekasan beberapa bagian terlihat masih basah dengan air hujan yang turun membasahi “bumi garam”. Acara #BisnisMaduraGoOnlinemembawaku harus keliling tiga kabupaten. Kali ini giliran Pamekasan. Kabupaten yang menyimpan banyak kisah, aku pernah tinggal di kabupaten ini selama 27 hari. Tidak lama, tapi kenangannya tetap masih terbang di depan kepala. Aku ngga bisa melupakan. Bukan arek lancor, bukan pantai Jumiang bukan api tak kunjung padam yang aku ingat. Tetapi sebuah desa kecil empat dusun di kecamatan Proppo: Rangperang Laok.

Desa ini ngga terlalu istimewa sebenarnya, bahkan penyebutannya sering salah dengan kecamatan Rangpenang di Sampang. Orang-orang lebih mengenal Rangpenang daripada Rangperang Laok. Kaos yang aku buat adalah untuk mengenalkan lebih Rangperang Laok. Bahkan catatan selama KKN sudah aku cetak dalam , meski melalui self publishing.

Kembali ke desa ini selalu memberi kesan luar biasa bagiku. Ternyata ikatan keluarga itu mempunyai (more…)

Ceramah di Asrama Mahasiswa UTM

Empat bangunan kembar berada di bagian belakang kampus UTM. Dua diantaranya sudah difungsikan. Sisanya masih bergulat dengan tukang dan material bangunan untuk diselesaikan. Tempat ini bernama asrama mahasiswa UTM. Sedikit cerita kondisi kampus ini, terletak di kecamatan Kamal, sekitar 18 km dari pusat kota Bangkalan. Masih tahap pembangunan. Truk-truk besar, pengangkut bahan material sudah terbiasa lalu lalang keluar masuk kampus. Bahkan bangunan lantai 10 akan segera diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional, Pak Nuh. Bangunan ini merupakan bangunan pertama dan tertinggi di Madura!

Berturut-turut, Kamis 22 dan 29 Desember, aku diajak Fendi untuk sharing tentang internet dan media (more…)

Linimassa 2 Dalam Tulisan

“When ordinary INDONESIANS doing extraordinary action”

Indonesia. Negeri yang kaya akan suku, bahasa, budaya, sosial dan keberagaman yang begitu luar biasa. Setiap daerah mempunyai perbedaan yang membuat keberagaman begitu indah. Jangankan berbeda pulau, seperti perbedaan Aceh dengan Papua, tetapi perbedaan itu sudah ada, meski masih dalam satu kabupaten.

Dahulu, di negeri yang merdeka dari Jepang ini, arus informasi datang dari pemilik radio dan televisi milik pemerintah. Negeri ini dilahirkan dan dibesarkan dengan arus informasi dan teknologi. Radio menjadi media sensasional saat menyiarkan secara langsung pembacaan teks Proklamasi 17 Agustus 1945.

Hari ini, teknologi tidak bisa lepas dari (more…)

Ganti Hati!

Buku pertama yang aku baca tentang Pak Dis adalah Dua Tangis Ribuan Tawa, meski buku itu pinjam, aku belajar bagaimana memanajemen organisasi yang saya pimpin. Dua Tangis Ribuan Tawa mengajarkan tentang teknik manajemen yang baik dengan segala kesulitan dan tantangannya. Sebulan kemudian, aku membeli buku Sepatu Dahlan. Buku ini bukan Read more…