Bertemu Sang Idola itu…

Embedded image permalink

Pak Romi Satria Wahono. Sejak pertamakali bertemu di Bekasi 2010. Aku langsung “jatuh hati” kepadanya. Aku suka gaya presentasinya, aku suka cara dia “making decision”, cara belajar, cara menulis, sampai cara membuat suatu yang kompleks menjadi simpel. Aku langsung nge-fans “berat” kepadanya. Beberapa gaya presentasinya aku tiru, aku terapkan mulai dari presentasi tugas kuliah, presentasi menjadi pemateri amatir di kampus, menjadi tutor di Plat-M, sampai suatu kesempatan saat menjadi dosen kontrak. Aku beliau membuat slide, mengatur pola pikirnya yang berorientasi pembaca/audience-nya. Bukunya yang berjudul Dapat Apa Sih dari Universitas sudah berulang-ulang aku baca. Aku bahkan mewajibkan semua mahasiswaku *ciyeee mahasiswa, teman kali!* membaca blog pak Romi. Menurutku sangat jarang atau mungkin tidak ada motivator khusus orang Informatika. Kalau motivator entreprenuer, motivator cinta, motivator hidup sangat banyak kita temui di televisi, atau bahkan sudah sedikit bosan dengan kata-kata motivasi karena terlalu sering baca buku motivasi.

Ingin rasanya berlama-lama dengannya, ingin rasanya berdiskusi atau bahkan terlibat tim penelitian dengannya. Pasti sangat menyenangkan dan banyak sekali pelajaran yang akan bisa aku ambil.

Kemarin, (13/11) di kampus UTM, di tempat aku bekerja (saat itu), aku berkesempatan hadir. Aku langsung kosongkan jadwal untuk menghadiri acara Seminar Nasional Teknologi dan Informasi (SENASTIK) 2012, bahkan sampai aku ikut-ikutan bantu-bantu panitia *meskipun terkadang sering kabur*. Bertempat di Lt.1 kantor pusat yang baru, semua peserta sudah memenuhi ruangan yang dipakai untuk sesi seminar keynote speaker. Layaknya seorang fans yang selalu ingin melihat idolanya, aku ngga sabar melihat Pak Romi presentasi. Pasti Gokil dan Keren abiiis!

Benar dugaanku. Waktu 90 menit tidak terasa saat Pak Romi menyampaikan materi 5 Karakter Dosen Galau. *wah kebetulan, setidaknya sekarang aku masih berstatus dosen (kontrak)*. Sekali lagi, aku semakin nge-fans pada orang yang selalu mengaku wong ndeso kutu kupret ini. pengalamannya sekolah S1, S2 dan S3 di Jepang membuatnya mempunyai cara presentasi yang berbeda. Meski sebenarnya yang disampaikan begitu kompleks dan conceptual, tetapi Pak Romi menyampaikan begitu simpel dan tentu dilengkapi dengan joke-joke ala Pak Romi. Sampai konotasi seperti ciuusss, miapah? Sudah menjadi “alat” geguyonannya saat memberikan materi.

Semakin senang saat bisa foto bersama dan bisa berdiskusi saat makan siang. Meski ngga sampai mendapatkan tandatangannya, tetapi bisa tertatap muka, mengikuti sesi seminarnya, berbicangan sebentar apalagi bisa foto bersama merupakan sesuatu yang menyenangkan. Tetapkan menjadi inspiratorku, Pak. Semoga bisa berjumpa lagi di lain kesempatan. Aku selalu merindukanmu, Pak! #eh 😀

 

*tunggu edisi foto aku bersama Pak Romi* 😀

ALAM

One thought on “Bertemu Sang Idola itu…

Berikan Komentar