Karapan Sapi?, Yakin?, Ya!

karapan sapi 2013

Masih tersimpan di database facebook tentang perbincangan panas antara aku dan Itsnain. Kawanku yang selalu semangat.

Aku masih terkaget luar biasa meski tetap optimis saat membaca status Itsnain di grup tertutup Plat-M. Bahwa Plat-M akan mengadakan karapan sapi. Ini bukan pertama kalinya dia berkoar seperti itu. Darah keluarga pecinta karapan sapi sudah mengalir sebegitu deras sehingga semangatnya begitu membara terlihat dari setiap postingannya di blog. Aku masih memilih diam tidak menanggapi. Aku perlu berbicara langsung dengannya tentang detail rencana ini.

Waktu tidak lagi bersahabat denganku. Aku disibukkan dengan berbagai kegiatan dan pekerjaan, begitu dengan Itsnain. Dia sibuk berbisnis dan kuliah. Seketika pikiranku melayang membayangkan bagaimana teman-teman Plat-M menghandle sebuah event karapan sapi dan seolah belum bisa membayangkan, jika Plat-M mengadakan event lomba karapan sapi di Madura. Bagaimana repotnya mengatur peserta karapan sapi, memerhatikan peraturannya dan menentukan pemenangnya. Kemudian hadiah karapan sapi minimal adalah motor, dapat dari mana kita sponsor untuk bisa mendanai event ini. Jika memang ada sponsor dan karapan sapi diselenggarakan, bagaimana peraturan karapan sapi. Aku dan teman-teman Plat-M yang lain lebih banyak mengetik keyboard menulis blog atau sekadar bertwitter ria daripada melihat karapan sapi. Dalam event karapan sapi ini tentu tidak boleh main-main. Kesalahan tidak boleh terjadi. Semuanya harus diperhatikan. Kita berhubungan dengan orang Madura yang mempunyai prinsip lebih baik mati daripada harus menanggung malu. Kalau boleh di hiperboliskan: untuk menyelenggarakan karapan sapi ini taruhannya adalah nyawa. Aku baru melihat karapan sapi dua kali saja. Memalukan, karena aku putra daerah Madura. Itu artinya, aku belum mengerti detail dan pastinya tentang peraturan dan perlengkapan untuk menggelar event karapan sapi. Baru kali ini, aku merasa ngeblank dalam mengadakan sebuah event komunitas.

Aku masih belum yakin tapi tetap berpikir positif. Akhirnya, di sebuah malam, meski bukan di warung kopi melainkan di kamar masing-masing aku terlibat chatting dengan Itsnain. Kita berdiskusi tentang rencana karapan sapi ini. Seluruh pertanyaan yang sudah menggunung beberapa hari di pikiranku aku tanyakan ke dia. Keresahan hingga konsekuensi kita dalam menyelenggarakan event ini.

30 menit seperti sangat lama. Chatting berlangsung hangat. Aku tidak berpindah tab browser selama 30 menit, aku mencoba mempelajari informasi dari Itsnain.

Hingga akhirnya, aku yakin teman-teman Plat-M mampu melaksanakan ini. Menyelenggarakan ini. Event karapan sapi tidak berbeda dengan event-event Plat-M yang lain. Aku kembali seperti biasanya. Aku sudah punya bayangan membuat proposal. Itsnain menjamin dan menjelaskan tentang kekhawatiranku tidak akan terjadi. Event ini atas nama Perkasa (Persatuan Karapan Sapi) Bangkalan. Plat-M (hanya) sebagai event organizer. Sudah ada tim teknis yang akan mengatur pendaftaran, hingga peraturan selama perlombaan berlangsung. Jadi, Plat-M tidak perlu menyiapkan wasit yang diperuntukan untuk lomba karapan sapi.

Kini, proposal sudah jadi. Di permak sana sini, ditawarkan sana-sini, koordinasi dan lakukan!

Plat-M baru satu kali bertemu. Itsnain yang menjadi jembatan antara Plat-M dan Perkasa. Perkasa sudah mengadakan pertemuan beberapa kali. Sayang, aku belum bisa mengikuti beberapa jadwal meeting dengan Perkasa hingga seminggu sebelum event ada berita ijin sudah keluar dari Bupati Bangkalan. Beberapa sponsor juga bersedia menjadi sponsor mendukung event Karapan Sapi ini. Sekarang impian kita mengadakan karapan sapi itu di depan mata. Semoga dimudahkan jalannya oleh Sang Pencipta, Amin!

ALAM

8 thoughts on “Karapan Sapi?, Yakin?, Ya!

  1. Perkasa ini apakah semacam penyelenggara rutin dalam acara lomba karapan sapi begitu kan?

    Aku pikir posisi yang tepat disini adalah Plat-M sebagai penghubung budaya ke dunia maya karena…lebih banyak porsi Plat-M “menduniakan madura dengan nege-buzz acara karapan sapi” ini agar lebih banyak orang datang ke Madura.
    So Let do it…

Berikan Komentar