Iftar Farewell Party di Kunming Islamic Restaurant

wahyualam.com - Kunming Islamic Restaurant - NTUST Lab

“Kita ngga apa-apa kan makan di tempat ini? Kalau oke, aku buatkan event di Facebook!” kata Zoe.

Aku langsung menyetujui karena restoran yang mereka pilih ada restoran halal. Tidak mudah mencari restoran halal di Taiwan. Hampir semua restoran menyajikan berbagai olahan daging babi.

Zoe membuat event di Facebook. Chen membuat chat khusus untuk mendiskusikan tentang agenda ini. Mereka dengan cepat mengeksekusi apa yang sudah menjadi kesepatan. Hsiao-Yun Tseng merangkum kembali hasil diskusi kemudian kembali ke meja kerjanya. (more…)

Buka Puasa Bersama KDEI Taipei

Datang tanpa izin, pulang pun lupa pamit. Manusia macam apa aku ini. Setibanya di Taiwan hingga menjelang kepulangan, tak sekalipun kaki ini menginjakkan ke Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei. Maka dosa mana lagi yang aku perbuat. Datang tak izin, pulang pun lupa pamit. Manusia macam apa aku Read more…

Tradisi Minum Bir Menyambut Musim Semi

各位學長姐學弟妹
提醒大家本週六是周lab的春酒喔!
時間:2016年4月16日(六)12:00
地點:陶然亭 104台北市中山區復興北路86號2樓

畢業生:繳交1000元
在校生:購買200元小禮物

老師很期待,請大家務必準時出席
ps我會帶一瓶好喝的梅酒去!

Ketika membaca pengumuman seperti di atas,  peran translator di Facebook tak cukup membantu. Aku masih sulit memahami pesannya secara utuh. Sepertinya akan agenda makan bersama di tanggal 16 April. (more…)

Istighosah Bersama PCINU Taiwan

pelatihan komputer pcinu taiwan

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan mempunyai berbagai kegiatan positif. Mulai dari acara besar, hingga acara kecil rutin digelar. Untuk memberikan pemahaman lebih tentang hal-hal yang berbau teknologi informasi dan komunikasi, PCINU Taiwan rutin mengadakan kursus komputer setiap dua minggu sekali. (more…)

Angpao dari Kampus

Imlek di Taipei wahyualamcom

Hore. Libur panjang.

Di Taiwan, tahun baru China dirayakan selama seminggu. Perayaan baru dimulai hari Senin, tetapi hari Minggu kondisi kota Taipei sudah sepi. Aku melintas di kampus NTU yang biasa padat, saat liburan Imlek, kondisinya lebih mirip kuburan daripada kampus. Sepi sekali. Apalagi liburan Imlek kali ini berbarengan dengan liburan pergantian semester.

Usai bermain futsal bersama teman-teman yang dari Eropa, aku berkeliling sekitaran Gongguan. Kondisi arus transportasi di depan station MRT Gongguan sepi. Hanya ada beberapa kendaraan pribadi yang lalu lalang. Mungkin, jika di Indonesia, tahun baru China ini mirip dengan (more…)

Makan Malam Bersama Profesor

Nurwahyu Alamsyah and Tzu-Chuan Chou - wahyualam.com

Anson, It is oke if we are going to venue at 5.35pm? because I have to pray Maghrib first.

Aku minta izin ke Anson, teacher assistant, untuk sholat Maghrib terlebih dahulu sebelum berangkat. Anson adalah asisten Prof Chou yang punya nama asli Chen-Hao Huang. Aku sholat Maghrib di dalam laboratorium. Kugelar syal made in Bali, kemudian aku larut dalam kekhusyu’an sujud Maghrib di Senin sore. (more…)

Belajar dari Taipei tentang Akses Difabel

wahyualam.com difabel di taipei

Rambu petunjuk letak lift khusus difabel di kawasan Taipei 101.

“Taiwan ternyata banyak difabel, ya?”

Begitulah pertanyaan Kemal, temanku yang juga baru sampai di Taiwan.

“Di Indonesia sebenarnya juga banyak, hanya saja di sini mereka punya akses. Sehingga di sini mereka beraktivitas seperti biasa.” Saide menyaut.

Aku hanya tersenyum saja mendengarkan perbincangan mereka. Kami bertiga akan menyelesaikan program Master di Taiwan selama setahun ke depan.

Akses. Saide benar. Difabel di Taiwan bebas beraktivitas tanpa perlu memikirkan harus lewat mana atau berpikir tersedia akses atau tidak. Karena kota Taipei begitu ramah untuk difabel. Hampir semua tempat di Taipei sudah dilengkapi dengan akses untuk difabel. Semua fasilitas telah dilengkapi dengan rambu-rambu yang memudahkan penggunanya, termasuk petunjuk fasilitas khusus yang dapat digunakan oleh difabel.

(more…)

Masjid Kecil Taipei

Masjid Kecil Taipei Cultural Mosque

Satu hal yang paling disyukuri ketika tinggal di Taipei adalah tersedianya Masjid. Jika di Madura, hampir setiap satu kilometer, Masjid akan terlihat begitu mudahnya. Di pinggir jalan, di setiap desa bahkan di setiap dusun ada Masjid.

Masjid pula sudah menjadi rumah kedua bagiku ketika di Madura. Tempat berkumpulnya remas dan berbagai aktivitas di desaku. (more…)