Ada Pantai di Bangkalan, Bernama Siring Kemuning

Entah kenapa, akhir-akhir ini sangat malam sekali menulis blog. Malas sekali menceritakan apa yang telah aku jalani selama ini. bukankah kemarin ada hal istimewa yaitu tahun baru. kenapa tidak menulis resolusi? kenapa tidak ada kaleidoskop? entahlah!. Tapi di hari pertama tahun 2012 ini aku sangat menikmati perjalanan bersama Nak-kanak Plat-M menuju Siring Kemuning dalam bungkusan acara Len-jelen Bareng edisi ke-4. Lagi-lagi pantai, karena Madura adalah Pulau yang disekelilingnya adalah laut, jadi Madura sebenarnya kaya akan pantai, setiap kabupaten punya pantai. Sumenep tenar dengan Pantai Lombangnya, Pantai Jumiang begitu indah di Pamekasan, Pantai Camplong di Sampang sangat cocok untuk melepas pengat. di Bangkalan ada pantai ngga selain pantai Rongkang?. Namanya adalah pantai Siring Kemuning. aku tidak akan bercerita tentang sejarah Siring Kemuning, aku akan bercerita menurut foto-foto yang sudah terekam di kamera canon 14 MP kepunyaan Plat-M.
Udara hari itu, Minggu 1 Januari 2011 mendung. Kamal dan Bangkalan beberapa kali dijatuhi butiran air rintik-rintik bertanda hujan akan turun, tapi tidak menyulut semangat Nak-kanak Plat-M untuk tetap berangkat ke Kecamatan Tanjung Bumi sekitar 2 jam perjalanan dari Kamal.
Sebelum bergerilya menyisiri jalan-jalan dari kota Bangkalan ke Kecamatan Tanjung Bumi, Nak-kanak menyempatkan makan nasi serpang yang merupakan makanan khas Bangkalan, Serpang konon diambil dari nama sebuah desa di Bangkalan dekat kota Sabian yang juga punya makanan khas yaitu bubur Sabian yang terkenal itu.
Diperjalanan, kita sempat mengurangi laju kendaraan karena ada pasar, tepatnya di Kecamatan Klampis. Meski aku asli reng Madhureh (orang Madura) tapi aku sangat jarang berjalan ke daerah-daerah seperti kecamatan Klampis ini. Karena kecepatan dikurangi dan nyaris berhenti, saat itulah aku melihat beberapa orang Madura yang lagi sibuk di pasar, ada menunggu pelanggan, ada yang berjualan, ada yang sedang berjalan mau kembali ke rumah masing-masing, menurutku ini lebih menarik daripada menonton film horor yang ada di bioskop-bioskop akhir-akhir ini.
Siring Kemuning; itulah nama pantai ini. Ini adalah kali kedua Plat-M sharing disini, tapi bagiku ini adalah kali pertama saya kesini. Kalau melihat jalan menuju lokasi pantai, aku ngga menyangka kalau pedesaan di kecamatan Tanjung Bumi ini akan ada objek wisata yang sebenarnya kalau dirawat, dipromosikan akan ada nilai tambah dari pantai ini, semoga ke depannya akan lebih banyak yang mengunjungi pantai ini. Aku sempat tertegun sebenar melihat indahnya pantai ini, meski saat itu air yang ke bibir pantai terlihat cokelat (mungkin karena bercampur dengan limbah hujan yang semalaman mengguyur daerah ini), padahal di tengah terlihat begitu biru tentram.
Prosesi sakral: sharing dengan Nak-kanak Plat-M, evaluasi selama setahun kemarin dan melangkah ke depan untuk Plat-M yang lebih baik, lebih Menduniakan Madura, lebih merangkul semua blogger di Madura dan lebih bisa bermanfaat bagi Madura baik bagi masyarakatnya ataupun bagi daerahnya.

Siring Kemuning dan Keindahannya

Foto-foto yang lain bisa dilihat di sini
ALAM

15 thoughts on “Ada Pantai di Bangkalan, Bernama Siring Kemuning

    1. Ada sunset katanya, tapi karna jarak tempuh yang cukup jauh dari Bangkalan dan cuaca yg kurang mendukung, kesempatan ini tidak ada upaya berburu sunset. Lain kali saja

  1. jadi pengen ke madura ?
    memang dimadura banyak ke indahan yg tersembunyi,

    gan, org madura juga ya ?

  2. Brp jam kira2 kl dr Bangkalan,?
    minta rute nya kl dr arah Ps. Senenan Bangkalan dong,,
    before tengs (^,^)v

  3. Sorry numpang tanya, kalo kesana malem bisa enggak ya ?
    Fast respon ya, butuh info cepet soalnya
    Sebelumnya terimakasih,

Berikan Komentar