Bagaimana Jadinya Jika Minyak Mentah di Bumi Habis?

minyak bumi Indonesia

Sebab Akibat Apa yang harus kita perbuat

Melihat peningkatan luar biasa penjualan kendaraan motor mulai dari mobil sampai motor seperti melihat dua sisi mata pisau. Disatu sisi menguntungkan bagi produsen kendaraan bermotor, disatu sisi hal ini juga ikut andil menjadi salah satu penyebab pemborosan energi, semakin banyak motor akan semakin banyak pula energi dalam hal ini BBM yang harus terpakai. Sebuah pemborosan yang sangat nyata meski terlihat maya bagi orang-orang yang ‘buta’ akan lingkungan di sekitarnya.

Kondisi ini juga diperparah dengan gaya hidup manusia yang juga sangat gemar memakai kendaraan bermotor untuk beraktivitas kemanapun. Terlalu konsumtif, buktinya banyak yang berlomba-lomba mengoleksi kendaraan bermotor, laju pertumbuhan kendaraan bermotor di jalan menjadi tidak terkontrol yang menjadi penyebab kendaraan. Polusi yang dihasilkan juga berperan menjadi pengrusak lapisan ozon bumi.

Sebab Akibat Apa yang harus kita perbuat?

Semakin banyak kendaraan bermotor, semakin besar pula energi dalam hal ini penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dibutuhkan. Padahal cadangan minyak mentah yang merupakan bahan utama BBM seperti bensin, solar, oli dsb semakin sedikit. Bahkan datar dari DGEBTKE mengatakan sisa cadangan minyak di Indonesia itu hanya tersisa 23 tahun. Sedangkan menurut HSBC kira-kira sisa cadangan minyak internasional itu sekitar 50 tahun saja.

Kalau minyak yang ada di bumi sudah tersedot habis tanpa sisa. Akan terjadi kiamat kecil, karena seluruh transportasi di bumi yang notabene menggunakan BBM untuk menghidupkan mesin kendaraan raksasa, besar, sedang sampai kendaraan pribadi terhenti denyut nadinya. Pesawat berhenti terbang, karena kehabisan bahan bakar. Kereta api berhenti mengangkut penumpang dari kota ke kota karena sudah tidak mampu menggerakkan gerbongnya. Bis yang seyogyanya menjadi alternatif kendaraan umum bagi rakyat menengah ke bawah terhenti. Bannya tidak mampu berputar karena sudah tidak ada lagi bahan bakar yang bisa dipakai. Antrian motor sepanjang 500 km mungkin akan terjadi jika SPBU kehabisan bensin sedangkan motor yang memerlukannya begitu banyak. Lumpuh total, kehidupan seolah terhenti. Kalau sudah begini apa yang harus kita perbuat?

Sebab Akibat – Apa yang harus kita perbuat?

Mumpung semuanya terjadi, alangkah lebih baiknya mulai sekarang kita bisa menghemat cadangan energi yang ada di bumi ini. Lebih khusus untuk penggunaan BBM. Mulailah dari langkah kecil yaitu pembelian kendaraan bermotor mungkin bisa ditekan seminimal mungkin, satu keluarga cukup satu mobil dan dua motor saja. Paradigma satu orang punya satu kendaraan bermotor mungkin bisa mulai ditinggalkan. Gunakanlah beberapa waktu dalam sepekan dengan bersepeda ria untuk pergi ke sekolah, kampus, kantor, mall, ataupun pasar, selain mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, bersepeda juga dapat menyehatkan badan juga mengurangi kemacetan.

Mencari alternatif energi yang lebih banyak tersedia di bumi. Mari kita dukung kaum intelektual untuk meneliti alternatif energi yang mungkin bisa menjadi penghemat penggunaan BBM yang terlalu berlebihan. Beberapa sumber energi alternatif sebenarnya sudah mulai dikembangkan, misalnya saja energi tenaga matahari sampai biogas mungkin juga harus lebih diteliti lebih jauh sehingga bisa menjadi alternatif energi. Program konversi dari minyak ke gas juga perlu segera diterapkan tentunya dengan user-oriented bukan profit-oriented, sehingga bisa tersentuh oleh rakyat kecil menengah. Semoga hal kecil yang kita lakukan bisa menghambat habisnya cadangan minyak mentah yang ada di bumi ini. Semoga!

Foto: mataangin.co

4 Comments

Berikan Komentar