Menerawang Keindahan Pantai Rongkang

pesona pantai rongkangNama pantai Rongkang tak asing di telingaku. Hanya selisih satu kecamatan ke timur Kamal. Tepatnya di perbatasan kecamatan Labang dan Kwanyar terdapat pantai yang tak biasa. Terhampar di sisi selatan Madura, berbenturan langsung dengan selat Madura. Di ujung seberang, terlihat bangunan pencakar langit kota Surabaya. Jembatan Suramadu terlihat kecil seolah menjadi latar pemandangan.

Tak ada yang istimewa dari pantai Rongkang. Dinamakan demikian, karena di area pantai terdapat lebih banyak bebatuan dari pada pasirnya. Mirip seperti struktur pantai di Tanah Lot Bali. Jangan berharap bisa bermain pasir, karena pantai ini tak berpasir. Namun bisa untuk dibuat sekadar duduk bersantai bersama keluarga. Jika sore hari, tempat ini akan menyajikan pemandangan matahari menyelinap di balik Suramadu.

Pantai Rongkang akan sangat ramai saat momen-momen spesial, seperti hari raya ketupat, saat hari libur nasional atau perayaan hari raya Islam.Saat kami datang, masih tersisa ceceran sampah sisa hari raya ketupat beberapa minggu lalu.

Tidak ada tanda khusus, penunjuk arah, apalagi ucapan selamat datang. Kami hanya bermodal saran dari warga dan menebak bekas kendaraan yang terlihat di tanah. Tidak ada tempat parkir juga tiket masuk. Semuanya serba gratis. Meski begitu, jangan lupa sesekali melihat keadaan motor yang terparkir, karena tidak ada penjaga parkir. Mungkin karena kami datang bukan pada hari besar, membuat kami seolah menjadi pengunjung pertama dan satu-satunya.

Tidak ada kendaraan yang lain. Pantai Rongkang begitu sepi saat kami datang. Keempat motor kami terparkir tanpa ada kendaraan yang lain. Tak ada suara lain kecuali deburan ombak yang menghantam bebatuan. Serasa menjadi pantai pribadi buat Plat-M. Namun anehnya, nama pantai ini akan terlintas ketika berbicara pantai di selatan kabupaten Bangkalan. Namanya sudah menyebar seantero masyarakat Bangkalan.

Selat Madura sedang pasang saat kami berkunjung. Hal biasa terjadi di bulan Agustus. Nyaris garis pantai tak terlihat. Air laut langsung menghantam batu karang yang menghadang di bibir pantai. Kami hanya duduk, tak bisa melakukan aktivita yang lain. Akar pohon ada yang bergelantungan hingga menjulang ke selat. Sedikit hiburan bagi kami yang datang.

Suara deburan ombak terus berbunyi. Mendayu menghantarkan relaksasi di setiap hempasannya. Kokohnya jembatan Suramadu terlihat jelas di sisi barat pantai. Sesekali kami terkena cipratan air laut yang menghadap batu. Inilah hiburan utama di pantai Rongkang di bulan Agustus.

Anggapan kami pantai Rongkang masih menjadi tempat yang menarik bagi masyarakat terbukti. Setidaknya sesaat kami akan pergi, sudah terparkir beberapa motor yang pengendaranya sudah berfoto ria di bibir pantai. Mereka sangat menikmati suasana sederhana yang diberikan pantai ini.

Pantai Rongkang, destinasi wisata pantai di selatan Kwanyar. Jika ingin wisata lain di dekat Jembatan Suramadu, pantai ini cukup menjadi pilihan. Mengajak keluarga dan menggelar tikar sambil menyantap bekal makanan menjadi agenda yang menarik di bibir pantai Rongkang. Tertarik ke sini? Datanglah!

ALAM

3 thoughts on “Menerawang Keindahan Pantai Rongkang

Berikan Komentar