Sebenarnya agak malu ingin memposting tulisan ini, karena akan sangat memalukan bagi orang-orang yang sudah biasa melakukan. Tetapi aku juga tidak bisa menahan rasa ‘ingin berbagi’ ini kepada seluruh teman-teman pembaca blog seantero jagat raya ini. Aku akan menuliskan dan menggambarkan bagaimana yang ada di perasaanku kala itu, disaat pertama kali dilakukan, disaat bisa menempuh jarak jauh dengan begitu cepat, ya betul! Disaat pertamakali terbang di atas tanah air Indonesia.

Karena sebuah tugas, aku harus pergi ke Jakarta. Untungnya dapat akomodasi PP sehingga memungkinkan untuk menggunakan burung besi yang merupakan hal yang tabu dibicarakan bagi orang yang ‘ndeso’ sepertiku ini. Memang pergi ke Ibukota bukan pertamakali juga tidak sering, tetapi beberapa kali ke Ibukota selalu dengan ular besi raksasa; kereta api. Kelas bisnis dan ekonomi semuanya pernah dirasakan, akan tetapi akan menjadi pengalaman yang baru ketika akan menempuh jarak ribuan kilometer dengan hitungan menit saja.

Setelah berbagi bagaimana cara mendapatkan tiketnya, sekarang akan berbagi bagaimana sensasi menjalani perubahan dimana hal yang yang tidak pernah terjadi bisa terjadi. Mungkin kalau naik bis di terminal, naik kereta api, naik kapal feri menyeberang Madura-Surabaya itu semua merupakan hal biasa saja, alur untuk menaikinya sangat jelas, tapi jika naik pesawat? Hal inilah yang mendorongku untuk melakukan riset kecil bagaimana hal yang perlu diperhatikan saat di Bandara, bagaimana cara mengatasi jetlag, bagaimana perhatikan barang bawaan saat naik pesawat, dan tips lainnya dari sebuah website penjual tiket.

Beberapa tips yang disediakan aku baca dengan seksama, dengan harapan tidak akan perlu tanya security atau karyawan maskapai untuk urusan yang sepele. Agar kesan ‘ndeso’nya bisa sedikit tertutupi. Ternyata kalau naik pesawat itu disarankan datang 90 menit sebelum flight, gunanya agar bisa memilih tempat sesuai keinginan, biasanya tempat favorit yaitu di pinggir jendela.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat di bandara yaitu:

Security check point 1. Ketika Anda memasuki area ini, prosedur yang harus dilalui antara lain:

  1. Pemeriksaan identitas dan tiket;
  2. Pemeriksaan bawaan dengan x-ray. Termasuk benda logam seperti handphone, kunci, dll.
  3. Seluruh calon penumpang juga harus melalui pemeriksaan dengan Walk Through Metal Detector (WTMD). Bisa pula dilakukan pemeriksaan secara manual.
  4. Jangan lupa untuk melapor kepada petugas jika Anda menggunakan alat pacu jantung atau membawa senjata api.

Check in counter. Prosedur pemeriksaannya adalah sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan identitas dan tiket;
  2. Laporkan bagasi Anda yang beratnya lebih dari 5 kg. Untuk bagasi yang beratnya kurang dari 5 kg bisa dibawa masuk ke dalam kabin pesawat.

Security check point 2. Yakni pemeriksaan tiket (boarding pass). Untuk menjalani serangkaian prosedur tersebut dengan nyaman dan tidak tergesa-gesa, Anda disarankan untuk melakukan check in tepat waktu.

Selain itu Anda sebaiknya memasuki boarding gate 30 menit lebih awal sebelum jadwal keberangkatan pesawat.Jangan lupa untuk menyiapkan dokumen yang dibutuhkan selama perjalanan seperti tiket (boarding pass), kartu identitas, dan paspor. Tempatkan dokumen tersebut dalam tas kecil di tangan sehingga mempermudah petugas saat pemeriksaan.

Tips ini sangat membantu apa yang perlu diperhatikan saat berada di bandara, meskipun aku masih melakukan kesalahan melewati sesi check-in tapi itu aku rasa hal biasa terjadi bagi yang pertama kali mengerjakannya. Akibatnya aku tidak bisa duduk di dekat jendela, tapi harus duduk di bagian tengah.

Saat yang menegangkan adalah saat aku benar-benar melihat pesawat di dekat mata, tidak sebesar pesawat yang digunakan presiden memang, tapi kekhawatiran beberapa kecelakaan tragis pesawat beberapa waktu belakangan menambah berwarnanya perasaanku kala itu. Aku taruh tas di bagasi, hanya tas kecil yang berisi buku, kamera, dan ponsel yang aku bawa saat duduk. Suara pramugari memberi arahan sedikit membantu bagi yang pertama kali merasakan kursi pesawat sepertiku. Sebelum berangkat mereka melakukan demonstrasi bagaimana cara memakai sabuk pengaman dan pelampung yang baik, hal ini mirip seperti apa yang biasa aku lihat di kapal Wicitra yang mengangkutku dari Madura-Surabaya.

Pesawat mulai berderu, bunyi mesin mulai terdengar, mungkin karena kelas ekonomi, jadi suaranya sedikit menganggu kupingku yang tak biasa mendengar suara yang hanya bisa didengar ketika melihatnya terbang di atas langit. Pesawat mulai bergerak, roda-roda besarnya berputar, aku melihat bandara juanda dari atas pesawat, terlihat beberapa lampu indikator berbaris di kanan-kiri pinggir track, pesawat mulai mengambil posisi untuk lepas landas. Take Off Potition! peringatan itu muncul dengan suara bergetar berbeda dengan suara pramugari, mungkin alat soundsystem yang digunakan berbeda. Ya itu suara pilot memberikan arahan supaya duduk dalam posisi take-off, aku menyandarkan kepalaku di kursi, berusaha rileks. Aku menikmati detik demi detik pengalaman luar biasa dan memalukan jika di share kepada orang yang sudah biasa melakukannya.

Pesawat berderu lebih kencang, mirip seperti ketika ketika mobil ditarik pedal gas-nya. Aku melirik ke jendela, aku melihat tulisan bandara international Juanda mulai miring, pesawat sudah take-off. Aku tidak bisa menggambarkan perasaanku saat pesawat mulai lepas landas beberapa meter di atas tanah. Aku berdo’a dalam hati semoga lancar sampai Jakarta, aku melihat langit-langit pesawat serasa mengucapkan bismillah, alhamdulillah Ya Allah! Ini semua keajaiban yang aku rasakan dariNya. Aku bersyukur atas segala apa yang aku dapatkan selama ini.

Selama di udara, aku membaca buku dan mendengarkan musik, tidak ada suara penjual asongan, tidak ada kursi 90 derajat seperti kereta api ekonomi, tidak perlu harus 12 jam, tidak harus berdesak-desakan, tidak harus berpanas-panasan, tidak harus berhenti di beberapa tempat, yang terlihat hanyalah ‘orang-orang penting’ seperti pebisnis, atapun orang kaya. Aku mungkin orang paling ‘ndeso’ di pesawat, tapi tak apa. Aku sangat menikmatinya. tidak sampai 90 menit aku sudah sampai Jakarta. Tidak lupa abadikan sesaat setelah turun dari pesawat. Sekali lagi Alhamdulillah!


ALAM

blogger and founder @plat_m, think about Indonesia, act in Madura, studying smart city, community developer, @limaura_'s husband | E: nurwahyualamsyah@gmail.com | LINE: @wahyualam

71 Comments

a! · September 24, 2011 at 10:56

selalu ada yg pertama, cak. santai saja. selamat terbang utk selanjutnya. 🙂

    wahyualam · September 25, 2011 at 14:38

    Amin, semoga akan ada petualangan-petualangan selanjutnya yang lebih fantastik.

Nike · September 27, 2011 at 11:17

Pengalaman pertama begitu menggoda, nanti pasti mau terbang lagi deh 🙂
Aku malah blom pernah naek Batavia 😀

    wahyualam · September 27, 2011 at 12:41

    Hehehe, aku sengaja milih dua maskapai yang berbeda, antara berangkat dan pulang. senang bertemu denganmu Nike, semoga bisa ketemu dilain kesempatan.

ajengkol · September 27, 2011 at 11:23

wah pasti sangat berkesan sukses selalu yah

    wahyualam · September 27, 2011 at 12:40

    Matorsakalangkong Mbak Ajeng! semoga bisa ketemu lagi di kesempatan yang lain.

rotyyu · September 27, 2011 at 14:19

Jetlag itu apaan bun? Kok baru pernah dengar?
Mengenai kesan ndeso kalau bertanya sama petugas bandara menurutku itu kurang pas, mereka di sana dibayar kan memang utk melayani penumpang.

    wahyualam · September 27, 2011 at 14:34

    Jetlag itu menurut buku yang saya baca mirip mabuk udara. biasanya Presiden selalu bertanya “Do you still Jetlag?” kepada tamu negara yang datang dari jauh, macam SBY ketemu Obama di AS.

      rotyyu · September 27, 2011 at 15:03

      Kalau tamu negara yg dari benua Amerika ya wajar lah jetlag, Surabaya-Jakarta masa jetlag?

        wahyualam · September 27, 2011 at 15:11

        Kalau pertama kali seperti aku gini pasti ada sedikit rasa pusing yang aku namai Jet Lag. 🙂

~MHC~ · November 21, 2011 at 11:17

hihihihi…. kapan yo numpak meneh… ketagian je…. sekalinya naik langsung 4 kali….

    wahyualam · December 14, 2011 at 12:38

    Hehehe, jadi malu!
    tapi memang kesan pertama pasti begitu sangat mengagumkan!

Rusa · November 23, 2011 at 01:25

Wahhh, semangat berbaginya emang jempolan mas bro, gak usah malu selama kita berbagi kebahagiaan dan hal yg positif #eaeaeae

    wahyualam · November 24, 2011 at 08:38

    terimakasih rusa. *sambil sodorkan rumput segar*

indria · February 13, 2012 at 23:15

Mksh mas bro sangat membantu tuh

arief kurnia · February 17, 2012 at 11:25

mas wahyu mksh infonya lengkap, brmanfaat bgt. sya jg baru mau coba naik pesawat utk pertama kali, smga gak katrok-katrok banget stlh baca artikel sampeyan. 🙂

    wahyualam · March 1, 2012 at 13:09

    terimakasih. salam berbagi

Dhedee · March 18, 2012 at 09:37

Ka alam.. Akuw udh lama bgt ga trip pswt lg..jd ky baru lg deh..
Tips..bwt aku mau trip tgl 6 april ke batam via lion..ke batam sendirian nich..

    wahyualam · May 20, 2012 at 05:06

    Selamat terbaaanngg 🙂

damii Muhajir · April 14, 2012 at 08:36

tips yg sangat bermanfaat buat orang yg baru pertama kali mau terbang ..

    wahyualam · May 20, 2012 at 05:05

    Sip. blog adalah salah satu media mencari informasi baru

wendi · April 26, 2012 at 03:44

mas wahyu beruntung sudah bisa naik pesawat. mengapa aku belum ya,padahal impian ingin naik pesawat sdah lama.
percaya,akan indah pada waktunya.

    wahyualam · May 20, 2012 at 04:52

    believe! it’s will be happen. 🙂

nahar · April 26, 2012 at 05:59

mas kalo g pake identitas ktp bagaimana, soalnya ktp saya sedang diproses cuman ada fotokopy aja. SIM juga belum punya

    wahyualam · May 2, 2012 at 02:46

    pakai kartu pelajar mungkin yah? atau pakai KTP orang tua. 🙂

    wahyualam · May 20, 2012 at 04:52

    ngga pakai juga ngga apa. betul ngga sik? karena kadang diperiksa kadang juga ngga diperiksa

Rido · May 14, 2012 at 12:17

Wah fantastis…heheh
kalau aku ndeso lagi mas, malah belum pernah naik pesawat,heheh coz naik pesawat mau kemana, orang ga jarang ke luar kota ko.heheh

    wahyualam · May 20, 2012 at 04:49

    ndak pernah naik pesawat bukan berarti ndeso mas.
    santai aja, saya juga dari ndesa mas. 🙂

rosa · June 15, 2012 at 22:29

Klk kekasar gmna ea? Takut kesasar. Trs takut salah pesawat. Hadehh membanyangkan aj ?h takut apalagi terbang sendiri.. Walalupun ?h sekali tp tu bareng keluarga. Ini kan disuruh terbang sendiri.. Anak 14 th terbang sendiri? Mendingan gak jd liburan ke balikpapan dari pada terbang sendiri.

    wahyualam · June 21, 2012 at 12:18

    ada satpam yang bisa ditanyain kok. atau tanya orang. baca postingan ini sedikitnya sudah ada gambaran. 🙂

Rio Djaya · July 4, 2012 at 04:44

Ah,. tak apa bro nggak perlu merasa ndeso seperti yang anda maksud kok. Masih ada orang kok, yang belum pernah merasa naik pesawat seperti anda mau tau siapa ? hehehehhe. Gak apapa nikmati aja serunya seperti apa. Belajar dan saring berbgai pengalaman, bagus kok.

agung p · July 4, 2012 at 17:17

makasih bnyak ya mas wahyu,, infonya sngt membantu,, jd ada gambaran.
utk sya ini jg pertama kalinya saya naik pesawat ke jakarta

ard.diansyah · July 15, 2012 at 04:05

benar2 bisa membantu buat yg pertama kali terbang,,seperti saya..
trimakasih ya mas…

andri · July 19, 2012 at 05:03

makasih bnyk atas informasinya yang sangat membantu saya.nanti tgl 17 agustus saya mau terbang ke kuala lumpur via airasia.semoga lancar.karena ini pertama kalinya juga buat saya naik pesawat fan keluar negri.hehehehe

    wahyualam · July 23, 2012 at 06:58

    Sama-sama. Semoga bermanfaat yah.

      Inna · September 11, 2012 at 07:26

      Ini bukan kali pertama saya terbang, tapi rasa deg-degan tetap saja ada…kesalahan sedikit tak apalah, kan banyak petugas yang bisa membantu, yang penting kita bisa terbang dengan nyaman dan yang lebih penting lagi selamat sampai tujuan, amin….

        inna · September 11, 2012 at 07:38

        Besok sore saya akan terbang dengan pesawat yang sama saat saya pertama kali naik pesawat dari Makassar-Surabaya, penerbangan saya besok dari Balikpapan-Makassar,mohon doa dari teman2 semoga perjalanan saya sukses n bisa segera menyelesaikan tugas dengan Ayah tercinta,amin….karena saya punya permasalahan dengan ketinggian, naik eskalator saja jantung berdebar2 apalagi naik pesawat. tapi demi ortu, CAIYO…ajalah

anda juga · September 4, 2012 at 09:23

Makasih cak infony7a ya.?

lupi · September 12, 2012 at 08:47

terima kasih sudah berbagi informasi,,sangat bermanfaat

dewi · September 21, 2012 at 05:12

mau tanya, fiskaL itu apa ya??? soaLnya saya juga akan pertama kaLi naik pesawat, tapi dengan keberangkatan ke Luar negeri. terus ada juga istiLah transit, bagaimana caranya??? terima kasih infonya sangat membantu sekaLi.. 🙂

farida · October 26, 2012 at 04:19

gimana cak prosedur waktu transit kalo beda pesawat

    wahyualam · October 28, 2012 at 02:42

    nanti turun saja, belum sampai keluar bandara sudah ada petunjuk untuk yang transit dan beda pesawat. juga ada petugasnya kok. jadi bisa tanya2. selamat terbang. 😀

fahmi · December 23, 2012 at 23:28

makasih mas wahyu atas infonya
saya juga pertama kali mau naik pesawat nih
lagi persiapan

Vera · April 3, 2013 at 14:03

makasih mas,,, aku lagi prepare terbang sendiri pertama kali nie… tapi yg bingung pas transit n cara ambil kopernya 🙂

    Wahyu Alam · April 12, 2013 at 07:02

    Siap, semoga bermanfaat. hati-hati di jalan.

rizki · June 20, 2013 at 17:48

saya besok sore utk yg pertama kali terbang dalam hidupku…hehehe
semoga selamet sampe tujuan.
ora tau babar blas…

    Wahyu Alam · July 12, 2013 at 16:45

    Siap. Pasti sukses. Selamat terbang..

ernik mei · August 4, 2013 at 14:43

Wah transit tuh apaan ya?? Cz 3 minggu lg mau terbang ke balikpapan nih…. nice info kk alam bagi yg newbie kyk q nih. Hehehehe. ≧﹏≦

    Wahyu Alam · August 5, 2013 at 21:46

    Transit itu, berhenti sejenak, atau mampir.

    nah berhenti atau mampirnya itu bisa pindah pesawat, bisa ngga usah pindah pesawat.
    tenang, nanti pasti dipandu oleh pramugarinya.

Tatang · March 19, 2014 at 07:42

Aku ingin melaporkan pramugari yang mempunyai identitas palsu, bagaimana ya Ka caranya

Ade Truna · May 11, 2014 at 15:00

saya entah berani atau tidak; ‘terbang’? *Belum pernah*

Fahmi (catperku.info) · July 24, 2014 at 13:16

Pengalaman pertama itu selalu seru ya ^^, tapi dulu pengalaman pertama saya naik pesawat agak serem 😐 landingnya kasar euy~ *naik singa udara* ahahah XD

    Wahyu Alam · July 24, 2014 at 21:00

    Duh, untungnya aku ngga seseram itu. hehehe

azka novrian daffana putra · September 6, 2014 at 15:31

Mas… Mas , diqu aja masih 12 tahun, aku sudh disuruh bapaku tuk nyusul ke kuwait cobak…. Lebih taku kali ,#kitassama2ndesokali?

Rudy · April 22, 2015 at 18:38

ngak usah kawatir klu masalah soal penerbangan yang paling utama adalah keyakinan dan kuatkan hati agar Tuhan slalu menyertai anda dalam perjalanan,,,,….

dewi aulia · June 6, 2015 at 23:03

kpan ya saya bisa naek burung besi… 😀

guntur · June 24, 2015 at 15:46

Kalau tidak ada kartu pelajar bagaimana ?

    Wahyu Alam · June 25, 2015 at 10:32

    Ngga apa2, ganteng sama orang tua..

      Alam · July 23, 2015 at 15:37

      Bgni kak, rencana sya mau pesan tiket utk 2 org.Tapi teman saya tdk punya identitas selain kartu keluarga..gimana tuh? Takutnya kalau pas checking dianya Dipersulit lagi.. Atau bisa saja temanku ini gagal terbang lagi…

amat · July 27, 2015 at 14:58

Jadi.. kalo kita blom puny KTP SIM Kartu Pelajar
Apa bisa akte lahir??

    Wahyu Alam · July 30, 2015 at 16:02

    rasa-rasanya bisa. Silahkan dicoba.

      zein · October 17, 2015 at 05:09

      makasih infonya,, sangat membantu.

chrystiani · December 4, 2015 at 12:34

Thanks yaa udh share..
Jadi ngerti dkit..wlaupun msih grogi..
Hehe..2 minggu lgi mau naik psawat..
Yg pertama kali..sanggattt membantu..thankss

Gedal · December 7, 2015 at 14:40

Pake kartu pelajar pas check in bisa nggak ya ? 4 hari lagi mau terbang nih, mana belum punya KTP ?

    Wahyu Alam · December 9, 2015 at 19:17

    Mau gimana lagi, sepertinya bakal boleh masuk. Santai saja bro! 😀

ari · January 9, 2016 at 15:56

mas, klo naik pesawat gk punya ktp gimana, pakai KK atau kartu pelajar apa bisa… mau pulkam dari Riau nih , soalnya temnku yg satu blm bkin ktp om

Ardi · June 9, 2016 at 07:23

Saya suka tulisannya, Mas. Jujur, apa adanya dan yg paling penting, informatif.

Saya sebenarnya sedang cari artikel tentang hal2 yang perlu diperhatikan saat akan melakukan penerbangan internasional (detailnya), tp baca tulisan Mas juga lumayan mencerahkan.. Mau tanya Mas, saya masih kurang paham tentang fiskal itu buat apa ya? Saya blm punya npwp juga ini, haha.

Terima kasih sebelumnya, terus informatif Mas Alam!

Meditasi: Penghubung Hati dan Penciptanya | Wahyu Alam's · December 30, 2011 at 18:25

[…] 2011 yang lalu, aku berkesempatan untuk pertama kalinya menaiki burung raksasa untuk menuju Jakarta karena urusan komunitas. Sejak perjalanan dari rumah aku sudah membayangkan […]

Berikan Komentar

%d bloggers like this: