Jalesveva Jayamahe!

Jalesveva Jayamahe, Di Laut Kita Jaya!

Begitulah kata nenek moyang kita, bangsa Indonesia. Seorang pelaut yang tak punya rasa getir sedikitpun. Berkawan bahaya. Menantang laut. Berselimut angin. Berbantalkan ombak.

http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2010/04/04/87630_ikan_hasil_tangkapan_nelayan_663_382.jpg

Kegigihan Nelayan Indonesia. Foto: viva.id

Tatapan matanya begitu tajam. Tak banyak bicara. Tangannya terampil menarik tambang. Melupakan peluh mengucur deras. Menghiraukan terik matahari membakar kulit. Menerjang ombak berapapun besarnya. Semangat semakin membuncah di kalah wajah istri dan anak melintas. Jika sudah berada di laut, hanya ada satu pilihan: menjaring ikan. Ada bayangan senyum anak di setiap jaring yang dilepas, ada kehangatan keluarga di setiap tetes keringatnya. (more…)

Kopdar Komunitas Jawa Timur di Hotel Novotel

gnfi - jatimSejak mengenal Good News From Indonesia lima tahun lalu, aku menjadi paham, bahwa Indonesia masih punya banyak hal positif. Dari pada terlalu capai dengan hal negatif, mengapa kita tidak menyibukkan diri dengan hal positif, betul ngga?.

Itulah mengapa aku tertarik jadi volunteer GNFI. Persamaan visi dan misi dengan Plat-M membuatku tanpa ragu untuk apply volunteer GNFI. Demi Indonesia yang lebih baik. Halah.

Demi acara ini, aku harus menginap di indikos teman di daerah Keputih, Surabaya. Ngga hanya, ternyata teman-teman dari Bojonegoro juga rela berangkat hari Jumat ke Surabaya dan menginap di Sidoarjo demi menghadiri acara ini. So, aku ngga sendirian merelakan nginap demi suatu acara.

Sabtu pagi-pagi aku sudah berangkat ke hotel Novotel Surabaya. 23 Mei 2015 menjadi waktu bagi GNFI menebar berita positif. Dengan event bertajuk Indonesia Baik, Indonesia Bangkit, GNFI mengundang tokoh-tokoh Jawa Timur untuk menebar inspirasi untuk peserta yang hadir. (more…)

Merajut Cita Orang Tua: Menenun Bahasa Madura

Orang tua mereka dahulunya bersahabat. Semangat orang tua mereka membuat standar bahasa Madura begitu membuncah. Namun usia mereka menjadi pembatas. Kini orang tua mereka lebih senang menimang cucu dari pada memikirkan bahasa Madura. Tetapi tak sedikit pun mengurangi rasa cintanya kepada Madura. Rasa cinta orang tua mereka kepada Madura begitu besar. Tak bisa diukur dengan apapun. (more…)

Bertandang ke Kampus Pak Ci, Menghadiri Singularity

speakers listAku ngga mungkin datang ke acara ini, kalau ngga ‘dipaksa’ Adityas Kemal. Teman sekelas yang aktif di TEDx Surabaya, eh TEDx Tugu Pahlawan. Jadi keinget komunitas blogger TPC.

Right, di Sabtu pagi, aku pagi-pagi menerjang Suramadu menuju kampusnya Pak Ci alias Universitas Ciputra. letaknya yang berada di pucuk barat-daya Surabaya membuatku harus berangkat pagi sekali. Ini kali pertama ikutan event TEDx Tugu Pahlawan. (more…)

Masjid Al-Akbar dan Menara Sembilan Puluh Sembilan

Pertanyaan pertama ketika berada di tempat baru: dimanakah Masjid yang bagus? Aku gemar sekali berkunjung ke Masjid. Selain ingin merekamnya dalam instagram, masjid selalu saja berhasil memberikan keteduhan bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Suatu hari, menjelang tengah hari yang terik, aku ingin sekali berkunjung ke Masjid. Masjid pilihanku jatuh pada ke masjid jami’ Surabaya. Adalah Masjid Al-Akbar yang menjadi pilihanku. Inilah masjid terbesar kedua di Indonesia setelah masjid Istiqlal di Jakarta. (more…)

Mengintip 13 Destinasi Wisata Surabaya

Surabaya kota pahlawan. Di kota ini ribuan pahlawan bersemayam. Tubuh mereka melebur jadi satu dengan tanah Surabaya. Bagi seorang pahlawan sejati, tulisan nama di batu nisan tidak penting. Baginya, harga diri bangsa dan negara adalah hal yang paling utama. Bahkan lebih penting daripada nyawa yang melekat dalam diri. Selamat datang di Surabaya, kota para pejuang!

Tak butuh lama untukku bisa menyeberang ke Surabaya dari Madura. Hanya butuh waktu lima menit untuk melintasi jembatan Suramadu. Setengah jam jika menaiki ferry menyeberangi selat Madura. Kalau dihitung, Surabaya merupakan kota kedua yang paling sering aku singgahi setelah Bangkalan. Namun pengetahuanku tentang tempat wisata di Surabaya sebanyak jumlah jari di tangan dan kakiku.

Kesempatan mengenal lebih dekat dengan Surabaya terbuka ketika menghadiri acara Blogger Meet Up & City Tour with Green Metro Car di G-Suites Hotel Surabaya (more…)

Catatan #KampongInternet di Sumenep

Fotoku saat memberikan materi overview internet Indonesia

Fotoku saat memberikan materi overview internet Indonesia

Plat-M adalah komunitas blogger terbesar di Madura. Itu salah satu klaim dari teman-teman Plat-M. Jika di daerah lain, komunitas blogger hanya melingkupi satu kabupaten, Plat-M mencakup empat kabupaten: Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Selamat lebih dari empat tahun, Plat-M lebih banyak mengadakan acara di Bangkalan dan Pamekasan. Hanya sesekali di Sampang dan Sumenep. Itulah kenapa, acara KampongInternet diadakan di Sumenep.

***

Beberapa teman-teman Plat-M sudah meluncur ke Sumenep, aku dan Lutfi berada dalam Panther menuju Surabaya menjemput beberapa pembicara. Di sana, kami bertemu dengan mobil lain yang sudah disiapkan Plat-M untuk menjemput tamu kehormatan yang lain. Zain dan Adi berduat memecah kemacetan Surabaya untuk menjemput tamu jauh, Pradna dari Banyumas dan Mujib dari Semarang. (more…)