#PesantrenTIK @ Sampang #3

Malam hari diisi dengan materi sholawatan online, eh maksudnya sholawatan bersama. Seluruh santri bercampur dengan peserta tumpah ruah di ruangan aula PP. Al-Haramain. Nada-nada seruan cinta Rasul dikumadangkan dari suara merdu santri Al-Haramain. Gebukan rebana menentramkan hati. Terlihat King Nopy sangat khusyu’ bersholawat, pun semua santri dan peserta yang berada di aula. Momen ini di siarankan secara streaming di speedytaqwa.com. Mungkin ini adalah acara blogger pertama yang saya ikuti ada materi eh maksudnya sesi sholawatan bersama. Begitu indah, tentram dan senang rasanya. Sampang seperti begitu sejuk malam itu.


 

Hari ketiga sekaligus hari terakhir, peserta mendapatkan materi mulai dari nonton film dokumenter linimassa1 sampai beberapa materi dari sponsor. Usai Dhuzur, santri berkumpul. Sejam dapat materi dari sponsor. Kemudian layar di tembok berganti ke layar skype yang sudah terhubung dengan om @DonnyBU “seleb” yang ada di Jakarta. *siapa yang ngga kenal orang ini. 😀 *.

Wajah santri seperti takjub melihat kita sedang livestreaming dengan teman yang ada di Jakarta. Ustadz DonnyBU lengkap dengan pecinya memberikan tausyiah singkat tentang social media movement. Pemanfaatan social media untuk kebaikan. Meski cuma bisa memandangi layar dan mendengarkan suaranya lewat pengeras suara, tapi santri terlihat begitu serius dan menikmati sesi ini. Tiga santri memberikan tiga pertanyaan untuk ustadz DonnyBU. Saya merasa haru, melihat santri tidak hanya memandangi layar, melihat wajah om Donny dari sinar projector, tetapi juga bisa tanya-jawab. Dari Madura ke Jakarta. Hal ini tentu belum bisa dilakukan sepuluh atau lima tahun yang lalu.

Tanpa terasa, materi mulai turun dan berubah warna kejinggaan. Saatnya acara penutupan, tapi sebelumnya seluruh peserta mengumpulkan alamat blog mereka yang akan diikutkan lomba menulis blog. Saya mencatatnya di iPad. Sambil menunggu Kyai Izzat datang untuk acara penutupan, saya membaca satu demi satu blog mereka. Kaget, takjub, haru dan senang tidak bisa lepas saat saya membaca semuanya. Tulisan mereka mulai banyak. Beberapa orang yang kemarin ikut sesi creative writing di kelas social media terlihat sudah baik dalam menulis. Bahkan bapak “peserta” yang kemarin cuma bisa menulis satu baris 8 kata, sekarang di blognya sudah ada dua paragraf panjang. Ini karya mereka, ungkapan hati mereka. Setidaknya mereka sudah tahu gimana cara memulai untuk menulis. Semoga ini menjadi langkah awal untuk memulai berdakwah melalui social media.

Mereka punya bahan dakwah yang banyak, sekarang bagaimana kita memberikan pengetahun teknis berdakwah dengan media internet. Alhamdulillah, tiga hari sudah berlalu. Semoga selama tiga hari yang begitu singkat bisa membuka wawasan dan menambah pemahanam mereka tentang cara dakwah, media baru yang bisa digunakan, dan dampak sosial dari cara dakwah mereka.

Kyai Izzat menutup acara dengan ucapan terimakasih dan mohon maaf. Rasa haru kembali menyeruak ketika berfoto bersama dan mengakhiri acara ini. Banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan. Terimakasih Al-Haramain!

** Foto-foto lengkap dapat dilihat disini

ALAM

6 thoughts on “#PesantrenTIK @ Sampang #3

    1. Alhamdulillah, terimakasih komentarnya kang MT. *jadi sungkan dilihat blogger seleb* #eh

Berikan Komentar