NgaBLOGburit: Keseruan Blogger Jawa Timur di Pandaan

Foto bersama!

Foto bersama!

Ketika menghadiri sebuah acara setidaknya ada dua hal besar bagiku. Acara itu sendiri dan keseruan bertemu teman lama ataupun teman baru. Blogger, tentu sering berkomunikasi di blog, begitu ada kesempatan bertemu lewat sebuah event, rasanya ada kewajiban untuk datang, demi mendapatkan 3P: Pengetahuan, Pengalaman dan Pertemanan.

***

AQUA dan Blogdetik bekerjasama mengadakan acara #NgaBLOGburit di momen bulan puasa ini. Aku berkesempatan hadir di Pandaan, setelah sebelumnya diadakan di Klaten, Jawa Tengah.

Bersama 23 orang teman blogger Plat-M, aku memimpin rombongan menyeberangi jembatan terkokoh dan melintasi tugu bambu runcing sebelum tiba di kantor Trans Corp Surabaya di Jl. Opak 12, Surabaya. Bis pariwisata sudah siap membawa kami ke pabrik AQUA. (more…)

Peran Kombinasi “Travel Bag”

Tas Kecil Selalu Menempel Saat Berada di Telanga Ngebel, Ponorogo

Tas Kecil Selalu Menempel Saat Berada di Telanga Ngebel, Ponorogo

Ada banyak hal yang harus diperhatikan oleh seorang traveler ketika menjalani ibadah jalan-jalan. Salah satu hal yang terpenting adalah tas, tempat menyimpan barang bawaan.

Bekal adalah hal yang dapat menentukan arah perjalanan kita. Jangan sampai ibadah jalan-jalan tidak terdokumentasi gara-gara lupa membawa kamera/smartphone, akibatnya ngga bisa posting foto di instagram atau path.

Aku selalu mengutamakan membawa barang seperlunya saja. Jika terlalu banyak, maka ibadah kita tidak khusyu’, justru tersiksa dengan beban berat di punggung. Perjalanan pun jadi tidak begitu nyaman. Terganggu. (more…)

Keintiman Bersama Pulau Dewata

Pantai Pandawa, Nusa Dua, Bali

Pantai Pandawa, Nusa Dua, Bali

Lima hari diajak teman-teman guru SMAN 4 Bangkalan berwisata ke Bali. Ada rasa canggung dan sungkan. Mungkin karena sudah enam bulan aku tidak pernah bertemu mereka. Betul, Aku bukan lagi guru di sana. Tapi bukan itu yang ingin aku ceritakan. Aku ingin bercerita tentang wisata yang kami kunjungi. Tentang apa yang keintimanku dengan Bali. Baru kali ini Aku bingung harus memulai darimana. Aku belum menemukan keintiman itu. Aku cemburu dan baru tahu: pulau ini bukan milikku saja. Pulau ini milik banyak orang!

Biasanya jika berkunjung ke sebuah tempat, aku selalu menemukan keintiman dengan tempat itu. Tapi kali ini sama sekali tidak terasa ketika lima hari berwisata di sana.

Perasaan itu dimulai sebelum memasuki Bali. Aku harus mengantri dengan belasan bis dan truk besar untuk masuk ke kapal. Jika melihat iring-iringan bis pariwisata yang masuk ke kapal, aku merasa semua orang Jawa ingin berwisata ke Bali! (more…)

Berselimut Kabut di Kintamani

Pemandangan Danau Batur yang berselimutkan kabut di langit Kintamani

Pemandangan Danau Batur yang berselimutkan kabut di langit Kintamani

Kintamani. Kawasan ini sering aku dengar. Dari itinerary yang disodorkan panitia tur SMAN 4 Bangkalan, hanya nama Kintamani yang menarik bagiku, karena ini pertama kalinya aku datang ke tempat ini.

Kintamani adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Kintamani juga merupakan kawasan wisata pemadangan alam di Bali. Baru-baru ini Kawasan Danau Batur ini ditetapkan sebagai Global Geopark Network atau taman bumi oleh UNESCO. Ini berarti Kawasan Danau Batur menjadi taman bumi pertama yang ditetapkan secara resmi oleh UNESCO. (more…)

Warisan Kuliner Madura #2: Tiga Kabupaten, Setengah Hari!

Sumenep sudah kami kelilingi, Mobil kami bergerak menuju barat Sumenep. Tiga Kabupaten dalam setengah hari harus bisa dieksplorasi. Pamekasan, Sampang dan Bangkalan adalah target kita selanjutnya. Nase’ Jejjen di Pamekasan, Nase’ Kobel dan Bebek Songkem di Sampang, dan Nase’ Serpang di Bangkalan.

Menempuh perjalanan 45 menit kita sudah sampai di kota Pamekasan. Di sana, kita sudah ditunggu dua orang blogger Plat-M Pamekasan. Mereka menunggangi Vega ZR biru membawa kami ke penjual Nasi Jejjen yang berada di daerah Gadin.

Penjual nasi Jejjen yang lain juga ditunjukkan teman Plat-M Pamekasan.

Kota sudah kita eksplorasi, kita belum menemukan makanan yang lebih khas dari pada nasi Jejjen. Vega ZR memberi petunjuk kepada kami untuk bergerak ke arah utara Pamekasan. Semakin ke utara, jalanan menanjak. Kita benar-benar memasuki kawasan perbukitan. Di daerah Ponjuk kita bisa melihat kota Pamekasan dari atas. (more…)

Bermain Bola dan Kelapa Muda, Kombinasi Sempurna Pantai Lombang

Bermain bola di pantai Lombang

Bermain bola di pantai Lombang

Acara kampong internet usai. Saatnya menikmati pemandangan alam Sumenep. Pantai menjadi pilihan kami. Pantai Lombang adalah salah yang terbaik di Sumenep, mungkin juga di Jawa. Plat-M mengajak tamu dari Jakarta dan Jawa Tengah untuk melihat dan merasakan langsung desiran air laut Jawa. Mobil kami bergerak ke arah utara kota Sumenep menyisiri perkampungan dengan jejeran pohon kelapa. Ia menjulang tinggi menggapai udara, seperti ingin menyampaikan kepada dunia bahwa ada tiga mobil melintasi di depannya.

Pasir putih langsung terlihat ketika kami menginjakkan kaki di pantai Lombang. Letaknya berada di kecamatan Batang-batang. Kebetulan kami sedang bersama staf penting kecamatan, sehingga kami bisa melenggang masuk ke area pantai dengan biaya 0 Rupiah. (more…)

Catatan #KampongInternet di Sumenep

Fotoku saat memberikan materi overview internet Indonesia

Fotoku saat memberikan materi overview internet Indonesia

Plat-M adalah komunitas blogger terbesar di Madura. Itu salah satu klaim dari teman-teman Plat-M. Jika di daerah lain, komunitas blogger hanya melingkupi satu kabupaten, Plat-M mencakup empat kabupaten: Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Selamat lebih dari empat tahun, Plat-M lebih banyak mengadakan acara di Bangkalan dan Pamekasan. Hanya sesekali di Sampang dan Sumenep. Itulah kenapa, acara KampongInternet diadakan di Sumenep.

***

Beberapa teman-teman Plat-M sudah meluncur ke Sumenep, aku dan Lutfi berada dalam Panther menuju Surabaya menjemput beberapa pembicara. Di sana, kami bertemu dengan mobil lain yang sudah disiapkan Plat-M untuk menjemput tamu kehormatan yang lain. Zain dan Adi berduat memecah kemacetan Surabaya untuk menjemput tamu jauh, Pradna dari Banyumas dan Mujib dari Semarang. (more…)

Wali9Trip #4: Dhuzur di Bonang, Ashar di Drajat

Makam Sunan Drajat

Makam Sunan Drajat

Mendaki bukit Muria di Jawa Tengah membuat semua peserta rombongan terserang kantuk dan capai luar biasa. Laju bis menuju Tuban diwarnai kesunyian. Semuanya terdiam dan terhanyut tidur bersama bunyi klakson. Kelelahan itu seperti mendera semuanya. Terbukti, Ali, salah satu peserta mengingau di tengah bis. Seontak tingkah laku Ali ini memberikan warna dan suasana kembali hidup di dalam bis.

Bis hanya berhenti sebentar di pom bensin sekadar mengantarkan penumpangnya ke toilet. Setengah jam kemudian, kami sudah berada di alun-alun utara kabupaten Tuban. Masjid Agung Tuban ini begitu indah menyambut kedatangan tamu istimewanya setiap hari. Di belakang masjid ini bersemayam seorang wali besar. Seorang guru yang memberikan pelajaran luar biasa bagi sunan Kalijaga. Juga seorang teman belajar sunan Giri dan putra dari sunan Ampel. Siapalagi kalau bukan sunan Bonang. (more…)