Bersiap Alomampa Songennep

Alomampa Songennep

Rasanya kaki ini sudah gatal ingin jalan. Yes, travelling. Rasanya sudah lama tidak keluar kota dan melepas semua aktivitas berat di hari aktif. That is really important to refresh your mind!

Rasa rindu travelling itu seperti terbaca oleh ketua Plat-M Sumenep, Mas Dedy. Ia menelponku untuk mengajak jalan-jalan. Sebuah rencana telah disusun oleh Alomampa Songennep, sebuah travel agen milik Mas Dedy, dkk. (more…)

Keintiman Bersama Pulau Dewata

Pantai Pandawa, Nusa Dua, Bali

Pantai Pandawa, Nusa Dua, Bali

Lima hari diajak teman-teman guru SMAN 4 Bangkalan berwisata ke Bali. Ada rasa canggung dan sungkan. Mungkin karena sudah enam bulan aku tidak pernah bertemu mereka. Betul, Aku bukan lagi guru di sana. Tapi bukan itu yang ingin aku ceritakan. Aku ingin bercerita tentang wisata yang kami kunjungi. Tentang apa yang keintimanku dengan Bali. Baru kali ini Aku bingung harus memulai darimana. Aku belum menemukan keintiman itu. Aku cemburu dan baru tahu: pulau ini bukan milikku saja. Pulau ini milik banyak orang!

Biasanya jika berkunjung ke sebuah tempat, aku selalu menemukan keintiman dengan tempat itu. Tapi kali ini sama sekali tidak terasa ketika lima hari berwisata di sana.

Perasaan itu dimulai sebelum memasuki Bali. Aku harus mengantri dengan belasan bis dan truk besar untuk masuk ke kapal. Jika melihat iring-iringan bis pariwisata yang masuk ke kapal, aku merasa semua orang Jawa ingin berwisata ke Bali! (more…)

Berselimut Kabut di Kintamani

Pemandangan Danau Batur yang berselimutkan kabut di langit Kintamani

Pemandangan Danau Batur yang berselimutkan kabut di langit Kintamani

Kintamani. Kawasan ini sering aku dengar. Dari itinerary yang disodorkan panitia tur SMAN 4 Bangkalan, hanya nama Kintamani yang menarik bagiku, karena ini pertama kalinya aku datang ke tempat ini.

Kintamani adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Kintamani juga merupakan kawasan wisata pemadangan alam di Bali. Baru-baru ini Kawasan Danau Batur ini ditetapkan sebagai Global Geopark Network atau taman bumi oleh UNESCO. Ini berarti Kawasan Danau Batur menjadi taman bumi pertama yang ditetapkan secara resmi oleh UNESCO. (more…)

Warisan Kuliner Madura #2: Tiga Kabupaten, Setengah Hari!

Sumenep sudah kami kelilingi, Mobil kami bergerak menuju barat Sumenep. Tiga Kabupaten dalam setengah hari harus bisa dieksplorasi. Pamekasan, Sampang dan Bangkalan adalah target kita selanjutnya. Nase’ Jejjen di Pamekasan, Nase’ Kobel dan Bebek Songkem di Sampang, dan Nase’ Serpang di Bangkalan.

Menempuh perjalanan 45 menit kita sudah sampai di kota Pamekasan. Di sana, kita sudah ditunggu dua orang blogger Plat-M Pamekasan. Mereka menunggangi Vega ZR biru membawa kami ke penjual Nasi Jejjen yang berada di daerah Gadin.

Penjual nasi Jejjen yang lain juga ditunjukkan teman Plat-M Pamekasan.

Kota sudah kita eksplorasi, kita belum menemukan makanan yang lebih khas dari pada nasi Jejjen. Vega ZR memberi petunjuk kepada kami untuk bergerak ke arah utara Pamekasan. Semakin ke utara, jalanan menanjak. Kita benar-benar memasuki kawasan perbukitan. Di daerah Ponjuk kita bisa melihat kota Pamekasan dari atas. (more…)

Bermain Bola dan Kelapa Muda, Kombinasi Sempurna Pantai Lombang

Bermain bola di pantai Lombang

Bermain bola di pantai Lombang

Acara kampong internet usai. Saatnya menikmati pemandangan alam Sumenep. Pantai menjadi pilihan kami. Pantai Lombang adalah salah yang terbaik di Sumenep, mungkin juga di Jawa. Plat-M mengajak tamu dari Jakarta dan Jawa Tengah untuk melihat dan merasakan langsung desiran air laut Jawa. Mobil kami bergerak ke arah utara kota Sumenep menyisiri perkampungan dengan jejeran pohon kelapa. Ia menjulang tinggi menggapai udara, seperti ingin menyampaikan kepada dunia bahwa ada tiga mobil melintasi di depannya.

Pasir putih langsung terlihat ketika kami menginjakkan kaki di pantai Lombang. Letaknya berada di kecamatan Batang-batang. Kebetulan kami sedang bersama staf penting kecamatan, sehingga kami bisa melenggang masuk ke area pantai dengan biaya 0 Rupiah. (more…)

Wali9Trip #4: Dhuzur di Bonang, Ashar di Drajat

Makam Sunan Drajat

Makam Sunan Drajat

Mendaki bukit Muria di Jawa Tengah membuat semua peserta rombongan terserang kantuk dan capai luar biasa. Laju bis menuju Tuban diwarnai kesunyian. Semuanya terdiam dan terhanyut tidur bersama bunyi klakson. Kelelahan itu seperti mendera semuanya. Terbukti, Ali, salah satu peserta mengingau di tengah bis. Seontak tingkah laku Ali ini memberikan warna dan suasana kembali hidup di dalam bis.

Bis hanya berhenti sebentar di pom bensin sekadar mengantarkan penumpangnya ke toilet. Setengah jam kemudian, kami sudah berada di alun-alun utara kabupaten Tuban. Masjid Agung Tuban ini begitu indah menyambut kedatangan tamu istimewanya setiap hari. Di belakang masjid ini bersemayam seorang wali besar. Seorang guru yang memberikan pelajaran luar biasa bagi sunan Kalijaga. Juga seorang teman belajar sunan Giri dan putra dari sunan Ampel. Siapalagi kalau bukan sunan Bonang. (more…)

Wali9Trip #3: Mulai Kudus dan Mendaki Bukit Muria

Makam Sunan Muria dan Sunan Kudus

Makam Sunan Muria dan Sunan Kudus | Foto: R. Triyanto Saputra

Jum’at malam bis bergerak dari Demak menuju kota di baratnya, Kudus. Rombongan kami merasa sangat senang bisa berkunjung ke Jawa Tengah. Sesuatu yang jarang sekali dilakukan orang Madura yang tinggal di desa.

Sesampai parkis bis Sunan Kudus, kami harus menaiki ojek dengan biaya delapan ribu rupiah menuju area makam Sunan Kudus. Sunan yang terkenal sebagai panglima perang dan gagah berani. Masjid Sunan Kudus juga berbeda dengan masjid-masjid yang lain. Masjid yang bernama Masjid Menara ini salah satu bangunannya mirip dengan pura/candi. Hal ini disengaja oleh Sunan Kudus untuk menarik perhatian masyarakat Kudus yang dulunya lebih banyak beragama Hindu dan Budha.

Sempat membaca artikel di internet tentang kisah Sunan Kudus membuatku bangga sekali bisa sampai di makamnya. Sunan Kudus menurutku mempunyai seribu akal untuk menyebarkan agama Islam di tengah-tengah masyarakat yang beraga Hindu dan Budha. Salah satu Sunan yang paling cerdas di antaranya Wali Songo yang lain. (more…)

Wali9Trip #2: Kemagisan Gunung Jati dan Keagungan Demak

Pintu masuk sunan Gunung Jati (Foto: R.Triyanto Saputra)

Pintu masuk sunan Gunung Jati (Foto: R.Triyanto Saputra)

Sepiring nasi pecel dengan rasa aneh habis aku santap bersama Madoel, temanku. Pagi buta begini dimanfaatkan peserta yang lain untuk buang hajat dan mandi bersiap sholat Subuh.

Aku dan Madoel terpisah dengan rombongan yang sedang sibuk mandi. Kami berdua ngga tahu mau kemana, hanya mengikuti langkah orang. Madoel memilih ke toilet. Aku ingin sholat berjema’ah Subuh di masjid Sunan Gunung Jati. Kapan lagi bisa berjemaah di masjid Sunan Gunung Jati yang berada di Cirebon ini. Beberapa orang kembali karena tidak mengetahui di mana letak masjidnya. Meski suara merdu tilawah terdengar keras dari toa masjid. Aku mencari sumber suara. Meski masih gelap, aku mencoba beranikan diri mengikuti petunjuk pedagang yang berjualan di sekitar makam. (more…)